Preview final piala uefa

Menanti Kejutan Baru Zenit

Kompas.com - 13/05/2008, 23:52 WIB

DALAM perjalanannya menuju final Piala UEFA, Zenit St Petersburg membuat banyak kejutan. Satu per satu raksasa sepakbola Eropa yang memiliki tradisi bagus dalam kancah kompetisi di benua biru itu mereka gilas, mulai dari Villarreal, Marseille, Bayer Leverkusen dan Bayern Munich.

Yang paling fantastis adalah ketika menyingkirkan Bayern. Setelah menahan imbang raksasa Jerman itu dengan skor 1-1 di Allianz Arena, Zenit tampil trengginas saat menjadi tuan rumah. Wakil Rusia itu melumat The Bavarians 4-0.

Bandingkan dengan Glasgow Rangers. Dari hasil perjalanannya, wakil Skotlandia tersebut mengusung sepakbola negatif karena kemenangan yang diraih hanya dengan skor tipis. Bahkan pada pertandingan leg pertama dan kedua babak semifinal, mereka bermain imbang 0-0 lawan Fiorentina sebelum menang lewat adu penalti.

Fakta inilah yang membuat Zenit cukup optimistis bisa menjadi pemenang dalam partai final Piala UEFA yang akan berlangsung di City of Manchester, Rabu (14/5) malam atau Kamis (15/5) dinihari WIB. Tim besutan Dick Advocaat tersebut berjanji tetap mempertahankan gaya permainan menyerang yang selama ini diusung.

"Klub-klub yang kami taklukkan dalam perjalanan ke final adalah raksasa-raksasa Eropa. Permainan kami telah membuktikan, kami memang layak ke final," ungkap kapten Zenit, Anatoliy Tymoschuk, kepada UEFA.com, Selasa (13/5).

"Cara terbaik untuk menghancurkan pertahanan yang tangguh adalah dengan melakukan pergerakan yang tak terduga dan mengandalkan skill individu. Kami hanya perlu menunggu dan melihat bagaimana kami bisa mengalahkan mereka karena semua yang diperlukan ada di tangan, di pelukan dan di kepala kami," tambah pemain internasional Ukraina itu.

Meskipun demikian, Zenit tak boleh terlalu percaya diri. Pasalnya, Rangers adalah klub yang punya pengalaman di final turnamen-turnamen level Eropa. Buktinya, raksasa Skotlandia itu sekali jadi juara dari tiga kali menjadi finalis Piala Winners (tahun 1960/61, 1966/67 dan juara tahun 1972).

Tambahan lagi, striker Pavel Pogrebnyak tak bisa tampil karena terkena akumulasi kartu kuning saat lawan Bayern. Padahal, pemain yang telah mengemas 10 gol dan berada di puncak daftar top skor Piala UEFA itu menjadi tumpuan Zenit untuk mengoyak jala Rangers.

Tetapi kehadiran Advocaat yang punya pengalaman melatih di Rangers bisa menjadi sebuah kunci keberhasilan Zenit. Ini yang patut diwaspadai Rangers jika ingin menghentikan kejutan Zenit. Mampukah?

Yang pasti, pertarungan dua tim yang sebelumnya tak pernah bertemu ini akan melahirkan juara baru Piala UEFA, sekaligus sejarah baru bagi pemenang kompetisi nomor dua di Eropa tersebut. (LOU)

- Rekor pertemuan

Zenit menang: 0
Imbang: 0
Rangers menang: 0

- Perkiraan peluang

Bet Brain: Zenit menang (2,23); Imbang (3,16); Rangers menang (3,08)
Soccerstats: Zenit menang (41%); Imbang (29%); Rangers menang (30%)
Kompas.com: 50:50

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau