JAKARTA, SELASA - Mantan Gubernur DKI Jakarta, Sutiyoso, sangat percaya diri dalam pencalonannya sebagai presiden. Bahkan, di depan dua tokoh yang juga disebut-sebut akan maju dalam Pilpres 2009, Ketua PP Muhammadiyah Din Syamsuddin dan Ketua Umum PAN, Soetrisno Bachir, Sutiyoso tak ragu berkampanye. Pemandangan itu terjadi saat Sutiyoso mendapat kesempatan memberikan sambutan dalam peluncuran buku Amien Rais berjudul Agenda Mendesak Bangsa; Selamatkan Indonesia di Gedung Serbaguna, Senayan, Jakarta, Selasa (13/5).
"Masalah-masalah yang dihadapi bangsa ini harus direspon, terutama oleh seorang capres. Andaikata saya dikasih kesempatan, saya akan respon pemikiran pak Amien dalam buku ini," ujar Sutiyoso yang disambut tepukan dan tawa hadirin.
Bang Yos yang sebelumnya mendapat kunjungan dari Dubes Australia dan Amerika Serikat, juga menyatakan bahwa seorang pemimpin modern harus selalu berpikir positif dalam menerima kritik. "Jangan alergi dikritik. Saya juga mengharap pak Amien tidak boleh pensiun untuk ngurus bangsa ini," ujarnya.
Pengamat politik Effendy Ghazali yang didapuk sebagai moderator melontarkan sindiran menyoal pedenya Bang Yos berkampanye. Penggagas acara Republik Mimpi itu mengatakan, jika Soetrisno Bachir dalam sejumlah iklannya baik di baliho maupun di televisi punya jargon Hidup adalah Perbuatan, Bang Yos kata dia, harus punya jargon yang mirip.
"Bang Yos harus berprinsip bahwa hidup adalah perebutan. Perebutan Piala Thomas dan Uber (Bang Yos adalah Ketua Umum Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia). Juga, perebutan kekuasaan pada 2009 mendatang," ujar Effendy.
Soetrisno Bachir yang tengah gencar beriklan, baik itu lewat baliho raksasa di sejumlah titik di jalan Jakarta dan iklan televisi, yang oleh pengamat disebut sebagai bagian awal dirinya maju di Pilpres 2009, belum mau blak-blakan. Sehari sebelumnya saat ditemui di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) terkait Pilpres, Soetrisno hanya mesem-mesem. "Tentang Pilpres 2009? Tanyakan saja pada rumput yang bergoyang," ujarnya dengan tawa.
Sementara Ketua PP Muhammadiyah Din Syamsudin yang sebelumnya dijagokan Partai Matahari Bangsa (PMB) sebagai presiden, mengaku belum memutuskan untuk maju di Pilpres 2009 mendatang. "Saya belum memutuskan. Itu jawaban saya," kata Din.
Din mengaku, sampai saat ini dirinya masih berkonsentrasi membangun amanat organisasi, Muhammadiyah. Sebelumnya, selain digadang-gadang bakal diusung PMB, Din juga disebut akan disandingkan dengan Ketum PDIP, Megawati Soekarnoputri sebagai calon wakil presiden karena kedekatannya dengan PDIP melalui Baitul Muslimin. (Persda Network/had)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang