Hilangkan Baret Kaca Helm

Kompas.com - 14/05/2008, 09:55 WIB

MEMBESUT motor di kala hujan akan berakibat banyaknya residu, berupa kotoran akibat cipratan air dan lumpur, menempel di permukaan helm. Bila kotoran itu lebih dulu mengering, jangan gegabah untuk mengelap kaca mika helm dengan kain atau lap kulit.

Meskipun lap kulit dalam kondisi basah, efeknya sudah jelas, debu dan kerikil halus yang menempel di permukaan mika akan ikut terseret kain dan menimbulkan baret halus. “Kalau sudah baret berdampak cahaya lampu dari kendaraan di depan akan membias dan membuat mata silau,” tutur Freddy, spesialis body repair dan custom paint di daerah Tanah Kusir, Jaksel.

Tapi tenang bila baret halus sudah ngendon di permukaan kaca helm atau windshield. Ada kiat jitu bisa ditiru bos New Face ini. Siapkan saja ampelas paling halus (2200CW), sabun cair atau sampo rambut, kain lap katun, dan obat poles white compound.
 
Buka kaca mika helm dari rumahnya demi memudahkan pengerjaan. Lalu cuci pakai air sabun agar sisa kotoran bisa lepas. Gunakan jari tangan yang sudah bercampur busa sabun untuk menghalau kotoran. Maksudnya agar baret tak bertambah.

Permukaan mika yang masih basah lantas diampelas secara perlahan sambil diguyur air sabun. Lakukan tahap ini dengan saksama dan pastikan air sabun terus mengguyur bagian mika yang sedang diampelas. “Mulai dari bagian pojok dulu (dekat engsel) untuk memastikan bahan mika tahan diampelas.

Permukaan mika yang menjadi kusam akibat diampelas kemudian dikeringkan. Lalu gosok (memoles) bagian kusam tadi dengan white rubber compound. “Gunakan media seperti kain katun halus yang biasa dipakai untuk lap kaca mata,” jelas pria yang sudah mempraktikkan di helm Shoei kesayangannya.

Lakukan pemolesan dengan gerakan yang lembut sampai kompon lembut berwarna putih ini berangsur hilang. “Bila perlu lakukan berulang kali sampai baret halus tadi tidak nampak lagi di atas permukaan mika,” jelas pembesut Honda Vario custom ini.

Bila pada bagian pojok sukses, berarti mika kaca helm tahan terhadap gosokan yang berarti bisa dilanjut hingga ke tengah mika helm. Lakukan hal yang sama untuk semua bagian sampai permukaan mika terlihat bening lagi. Cara ini bisa juga dilakukan untuk menghilangkan baret halus pada windshield dan bodi.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau