BANJARMASIN, RABU - Seorang warga miskin bernama Rusman bin Agat (35), Rabu (14/5) pukul 06.00, ditemukan tetangganya tewas gantung diri di sebuah pohon di kebun karet Desa Pandulangan, Kecamatan Padangbatung, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan. Kematian Rusman diduga akibat frustrasi karena tidak tahan menghadapi impitan hidup dan sakit yang tak kunjung sembuh.
Kepala Kepolisian Sektor (Polsek) Padangbatung Inspektur Satu M Yosa Hadi ketika dihubungi di Kandangan, ibu kota Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Rabu siang, mengatakan, Rusman ditemukan tewas oleh seorang penyadap karet dalam keadaan menggantung dengan tali tas besar. "Hasil penyelidikan sementara, kematian Rusman murni akibat gantung diri yang dilakukannya sendiri," katanya.
Dugaan Rusman melakukan hal itu, jelas Yosa, berdasarkan keterangan dari beberapa warga setempat, yang bersangkutan diperkirakan frustrasi dengan impitan hidup yang dialaminya. Lelaki lajang ini juga menderita demam yang tak kunjung sembuh. Hal ini karena yang bersangkutan tidak pernah berobat ke puskesmas atau dokter akibat kondisi hidupnya yang miskin.
Menurut Yosa, Rusman selama ini hidup sendiri di rumah yang mirip gubuk. Untuk makan sehari-hari diberi keluarga atau tetangganya. "Keluarganya tidak menemukan di rumahnya saat mengantar makanan pada Selasa (13/5) malam pukul 19.00," katanya. (FUL)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang