Laporan wartawan Tribun Jabar Sonny BR
CIMAHI, RABU - Ahmad Sahroji (45), wartawan Radio El Shinta, terluka parah setelah dihujani bacokan golok oleh dua orang tak dikenal, tak jauh dari rumahnya di Komplek Swaka Indah, Leuwigajah, Cimahi, pagi tadi.
Ia sempat dirawat di Klinik Budi Luhur, Cimahi, tapi kini sudah diperbolehkan pulang. Sahroji menderita luka bacok hampir di seluruh bagian tubuhnya, yakni telinga kiri, tangan kiri dan kanan, serta kaki kanan.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 08.30. Saat itu Sahroji akan menuju tempat usaha sampingannya yang masih di lingkungan Komplek Swaka. Tiba-tiba dua orang tak dikenal yang mengendarai sepeda motor menghadangnya. Dengan tetap mengenakan helm tertutup, kedua orang itu turun dan langsung menghujani Sahroji dengan bacokan. Meski sempat melawan, Sahroji akhirnya tak berdaya.
Kedua orang tak dikenal itu berhasil merebut tas berisi uang Rp 15 juta yang dibawa Sahroji. Setelah itu mereka langsung kabur, meninggalkan Sahroji yang terluka parah. Sejauh ini belum diketahui apakah peristiwa ini murni perampokan atau terkait profesi Sahroji sebagai wartawan. Kasus ini sekarang sudah ditangani aparat Polresta Cimahi. Polisi masih melakukan penyelidikan. (PIN)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang