Awet Kenyang dengan Yogurt

Kompas.com - 15/05/2008, 13:47 WIB

SEJAK lama para ahli percaya bahwa yogurt adalah salah satu jenis makanan yang sangat bermanfaat bagi kesehatan.  Ribuan riset dan penelitian mengungkapkan betapa minuman yang terbuat dari susu ini memiliki banyak sekali khasiat mulai dari memperbaiki pencernaan hingga menekan risiko kanker.

Salah satu manfaat paling mendasar dari yogurt adalah kandungan gizinya. Jangan lupa bahwa yogurt terbuat dari susu. Oleh sebab itu, pemakan yogurt akan mendapat  protein hewani sekitar 9 gram untuk setiap porsi 6 ons, selain juga beragam nutrisi penting seperti kalsium, vitamin B-2, vitamin B-12, potassium dan magnesium.

Di samping itu, ada manfaat yogurt yang akhi-akhir ini sering digembar-gemborkan yaitu sebagai probiotik.  Istilah ini dapat diartikan sebagai kandungan bakteri menguntungkan yang secara alami terdapat dalam sistem pencernaan.  Strain dari bakteri baik ini juga dapat ditemukan pada banyak jenis yogurt. Banyak riset yang mengungkap probiotik ini mampu meningkatkan kekebalan tubuh dan menyehatkan pencernaan.   

Nah, untuk jelasnya berikut adalah 6 poin penting yang membuat yogurt memang layak disebut superfood.  Dengan artikel ini, mudah-mudahan Anda bisa membiasakan diri mengonsumsi yogurt secara rutin supaya hidup lebih sehat.

1. Yogurt dengan kultur bakteri hidup menyehatkan pencernaan. Seperti yang disebut tadi, yogurt sangat  baik untuk mempertahankan dan memperbaiki sistem pencernaan.  Dalam sebuah penelitian yang dilakukan ahli dari Tufts University AS, yogurt juga dapat mengatasi beberapa masalah seperti : intoleransi laktosa, konstipasi, diare, kanker usus,  radang usus dan infeksi bakteri H.pylori.

Menurut penelitian itu, manfaat tersebut bisa muncul karena adanya berbagai faktor seperti perubahan mikroflora dlam usus, butuhnya waktu bagi makanan untuk melewati usus.

2. Beberapa strain probiotik meningkatkan kekebalan tubuh.  Meskipun risetnya masih harus terus dikembangkan,  beberapa temuan terbaru menunjukkan :
- Salah satu tinjauan riset menyebutkan probiotik dapat membantu mengatasi penyakit radang usus dengan cara mengubah mikrofora pencernaan dan mengurangi respon kekebalan tubuh yang dapat memperburuk penyakit ini.
 - Riset lain menyebutkan probiotik meningkatan pemulihan serta resistensi terhadap infeksi.  Menurut penelitian di Taiwan, yogurt yang mengandung dua jenis probiotik, yaitu lactobacillus dan bifidobacterium, juga terbukti memperbaiki keberhasilan terapi pada pasien yang mengalami infeksi H. pylori infeksi.

3.  Yogurt dengan kultur aktif menekan risiko timbulnya infeksi pada vagina.   Infeksi Candida pada vagina merupakan masalah yang banyak dialami wanita pengidap diabetes.  Dalam sebuah penelitian kecil, wanita diabetesi yang mengonsumsi yogurt mengalami penurunan  tingkat keasaman (pH) serta penurunan infeksi candida.

4. Yogurt Hindarkan Anda dari Osteoporosis.  Asupan nutrisi yang seimbang berperan penting dalam pencegahan dan pengobatan keropos tulang. Di antara banyak nutrisi, dua jenis yang terpenting bagi kesehatan tulang adalah kalsium dan vitamin D.  Pada kebanyakan produk susu,  termasuk yogurt, selalu ditambahkan vitamin D.  Dengan begitu, kandungan nutrisi dalam  yogurt  pun semakin lengkap terutama dalam menjaga kesehatan tulang.

5.  Yogurt Turunkan Risiko Darah Tinggi.  Dalam suatu riset selama dua tahun yang melibatkan 5000 lulusan universits di Spanyol, peneliti menemukan kaitan antara yogurt dan tensi darah tinggi.  Salah satu kesimpulan penting adalah konsumsi rutin 2-3 porsi yogurt atau bahkan lebih dapat menurunkan risiko darah tinggi hingga 50 persen.

6.  Yogurt bisa membuat Anda tetap lebih kenyang.  Menurut penelitian tentang rasa lapar, kenyang dan asupan kalori di Universitas Washington di Seattle AS, yogurt dapat dijadikan kudapan sehat yang mengenyangkan perut.  Sebanyak 32 partisipan  yang diberi yogurt dalam bentuk makanan dan minuman kental atau jus yang  bernilai 200 kalori untuk kudapan, mengakui merasa tidak terlalu lapar ketimbang jika ia mengonsumsi kudapan lain. 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau