JAKARTA, SENIN - Meskipun angkot-angkot pelat kuning dan mobil-mobil omprengan pelat hitam tetap beroperasi, namun tidak satu pun mobil mereka yang masuk ke Terminal Kalideres. Diduga kedua belah pihak sama-sama was-was akan terjebak dalam bentrok di lokasi tersebut.
Kepala terminal Drs Hengki Sitorus mengatakan angkot-angkot itu memutar di beberapa titik sebelum terminal. Adapun angkutan yang tidak masuk terminal adalah jurusan Serpong-Kalideres, Kotabumi-Kalideres, dan Cikokol-Kalideres. Sementara yang arah ke Jakarta, adalah jurusan Kota-Kalideres, Muara Angke-Kalideres dan Muara Baru-Kalideres.
"Omprengan yang dari Jakarta kebanyakan muter di Cengkareng," ujar Sitorus seperti dikutip Radio Sonora, Senin (19/5).
Sementara terkait dengan tetap beroperasinya omprengan pelat hitam, Kapolres Jakarta Barat Kombes Pol Iza Fajri, menyatakan pihaknya akan menindak angkot pelat hitam alias omprengan karena mereka beroperasi secara ilegal.
"Akan dilakukan penindakan kalau mereka masih beroperasi. Mereka itu ilegal. Pelat hitam itu kan gak boleh bawa penumpang," ujarnya. Meski demikian, hingga berita ini diturunkan, polisi belum mengambil tindakan untuk mencegah omprengan beroperasi.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang