Laporan Wartawan Kompas, Agni Rahadiyanti
YOGYAKARTA, SENIN - Hari ini pemerintah mulai menyosialisasikan petunjuk teknis pelaksanaan program Bantuan Langsung Tunai di sepuluh kota di Indonesia. Direncanakan, kartu BLT akan mulai dibagikan Selasa (20/5) besok. Dana BLT sendiri dipastikan sudah bisa dicairkan sebelum kenaikan harga BBM.
Hari ini tim antardepartemen, seperti Depdagri, Depkominfo, Departemen Keuangan sedang berada di daerah untuk menyosialisasikan BLT. Sosialisasi ini menjelaskan pada para camat, lurah, RT tentang peran mereka masing-masing sekaligus menyerahkan petunjuk teknisnya. Tanggal 20 nanti, baru kartu diserahkan ke rumah tangga, tutur Menteri Sosial Bachtiar Chamsyah usai menghadiri Simposium Nasional Peringatan Satu Abad Kebangkitan Nasional di Universitas Gadjah Mada Yogyakarta, Senin (19/5).
Sepuluh kota yang melakukan sosialisasi adalah Jakarta, Bandung, Banjarmasin, Ujung Pandang, Medan, Makasar, Palembang, Semarang, Surabaya, Yogyakarta .
Bachtiar menambahkan, setelah sosialisasi dilakukan, pemerintah akan menunggu pengumuman dari Presiden tentang intruksi kapan dana BLT bisa mulai dicairkan. Pencairan akan dilakukan sebelum kenaikan BBM, tegasnya.
Untuk menghindari kekacauan atau kemungkinan timbulnya konflik saat pencairan BLT, Bachtiar mengimbau agar masyarakat tak perlu terburu-buru mencairkan BLT. Pemerintah menjamin uangnya tetap ada, j adi tidak usah terburu-buru mengambil BLT, ujarnya.
Terkait adanya penolakan program BLT dari sejumlah pihak, Bachtiar mengaku masih akan men gevaluasi alasan penolakan tersebut. Akan kita pertimbangkan untuk kita lihat solusinya bagaimana, paparnya. Merujuk pada survey yang sudah dilakukan 56 perguruan tinggi, meski ada kelemahannya, Bachtiar melihat program BLT tahun 2005 cukup efektif karena terbukti 90 persen penerima membelanjakan BLT untuk membeli beras.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang