MAGELANG, SELASA - Sedikitnya 15 ribu umat Buddha dari berbagai daerah di Indonesia merayakan puncak Trisuci Waisak tahun 2008 di Candi Mendut dan Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Provinsi Jawa Tengah, Selasa (20/5).
Ketua Panitia Waisak 2008 Konferensi Agung Sangha Indonesia (KASI), Sugiyanto, usai meditasi detik-detik Waisak 2008 di Candi Mendut, di Magelang, Selasa (20/5), mengatakan, mereka berdatangan ke Borobudur dan Mendut antara lain dari berbagai daerah di Jateng, Jabar, Jakarta, Jatim, Kalimantan, Bali, dan Sulawesi.
"Sedikitnya 15 ribu umat mengikuti di sini, air berkah yang kami siapkan sekitar 28 ribu botol sampai saat ini (Sekitar pukul 11.30 WIB,red) sudah hampir habis, air berkah itu dibagikan kepada umat," katanya.
Ia mengatakan, umat bersama para biksu sedang menyiapkan prosesi berjalan kaki dari Candi Mendut menuju Candi Borobudur dengan melewati Candi Pawon yang berjarak sekitar tiga kilometer. Prosesi Waisak itu rencananya mulai pukul 14.00 WIB.
Ia mengatakan, hingga kini sebagian umat telah berada di Candi Borobudur melakukan persiapan penyambutan umat lainnya dan para biksu yang melakukan prosesi.
Perayaan Waisak 2008, katanya, dikemas pihak panitia KASI secara sakral. "Kami memang mengutamakan agar Waisak ini sebagai ritual yang lebih sakral, karena pada masa lalu Candi Borobudur dan Mendut sebagai tempat ritual," katanya.
Upaya menempatkan Candi Borobudur sebagai tempat ritual terutama saat Waisak, katanya, sebagai bagian dari pelestarian terhadap candi Buddha terbesar di dunia yang kini telah menjadi warisan peradaban dunia itu.
Bahkan, katanya, seremonial Waisak 2008 tidak dilaksanakan di Candi Borobudur tetapi di Gelora Bung Karno, Jakarta, 24 Mei 2008. "Yang di sini (Borobudur,red) sekarang khusus untuk kegiatan persembahyangan, perayaan seremonialnya di Jakarta," katanya.
Candi Mendut yang saat detik-detik Waisak 2008, Selasa (20/5), tepat pukul 09.11.08 WIB ditutup dan dijaga petugas, kini telah dibuka lagi.
Umat Buddha terlihat menaiki tangga candi itu dan secara bergantian umat melakukan pujabakti di dalam candi tersebut