Presiden Minta Unjuk Rasa Berjalan Tertib

Kompas.com - 21/05/2008, 11:35 WIB

JAKARTA, RABU-Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menilai, demonstrasi yang dilakukan sejumlah elemen masyarakat di seluruh Indonesia akhir-akhir ini wajar dilakukan di negara demokrasi. Presiden minta demonstrasi tertib dan tidak anarkis.

"Seperti sering saya katakan berkali-kali, demonstrasi itu wajar di sebuah negara demokrasi asalkan tertib, tidak anarkis. Kalau tidak tertib, anarkis, justru akan menambah masalah baru dan memperumit upaya kita membangun sejak 10 tahun lalu setelah krisis," ujar Presiden Yudhoyono dalam keterangan pers di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (20/5).

Secara substansial, Presiden setuju dengan tujuh gugatan mahasiswa yang menurutnya intinya agar reformasi dilanjutkan. Untuk beberapa hal lain, Presiden minta dialog dan pembicaraan lebih lanjut.Sesaat setelah Presiden menggelar jumpa pers soal demonstrasi, Front Rakyat Menggugat (FRM) menggelar demonstrasi. Dengan beberapa bus, massa FRM mengelilingi Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta meneriakkan penolakannya terhadap rencana pemerintah menaikkan BBM.

"Saya tahu para politisi, para ekonom juga ikut melakukan protes-protes yang berwujud pada gerakan jalanan ini. Saya harap ini juga menjadi bagian dari solusi. Protes itu wajar. Demonstrasi salah satu solusi untuk mencerdaskan bangsa. Karena itu ketika negara sedang menghadapi masalah, jangan menimbulkan masalah baru yang melebihi batas kepatutan," ujarnya.(INU)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau