Jelajahi Wilayah Baru Media dan Komunikasi di Dunia Digital

Kompas.com - 22/05/2008, 20:16 WIB

JAKARTA, KAMIS - Lebih dari 160 akademisi, pakar dan profesional pendidikan berkumpul di Jakarta, Kamis (22/5), untuk membicarakan masalah dan tantangan terbaru untuk media dan komunikasi di dunia digital. "Komunikasi adalah dasar saling pengertian yang baik antara dua bangsa kita dan saya menyambut baik pertukaran pengetahuan antara akademisi dan pakar komunikasi Indonesia dan Australia di sini hari ini," ujar Duta Besar Australia untuk Indonesia Bill Farmer.

Dua perwakilan senior dari Universitas Sydney Barat, Lynette Sheridan Burns dan Rachel Bentley, berbicara dalam seminar tersebut. Hadirin tidak lagi merasa puas hanya menerima informasi. "Mereka ingin berinteraksi dan melakukan hal tersebut secara serentak (real time) dengan menggunakan teknologi bergerak, " kata Profesor Burns, Ketua Jurusan Komunikasi.

Ia menjelaskan, transformasi ini berarti kita berpindah dari zaman transmisi satu-arah ke zaman baru perbincangan dua-arah, dan ini mengubah sifat dan tujuan komunikasi itu sendiri, ujarnya. Sementara itu, Ketua Bersama Jurusan Pembangunan, Rachel Bentley, mengatakan perubahan batas yang terus menerus dalam industri komunikasi dan media akan menuntut perguruan tinggi untuk mempersiapkan sarjana cakap yang dapat menghadapi perubahan-perubahan tersebut.

"Sektor pendidikan menghadapi tantangan untuk menyatukan bidang studi akademis tradisional dengan program magang yang nyata dalam kemitraan dengan industri media," ujarnya. Seminar tersebut diselenggarakan oleh Australian Education International sebagai bagian dari rangkaian seminar reguler yang dilakukan sepanjang tahun di Kedutaan Besar Australia di Jakarta.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau