Al Amin Simpan Rp 60 Juta Di Ban Serep Mobil BMW-nya

Kompas.com - 22/05/2008, 21:30 WIB

JAKARTA, KAMIS - Dimanakah Al Amin Nur Nasution menyimpan uang hasil suap dari Sekda Bintan Azirwan? Di bawah ban serep yang ditaruh di bagasi mobil BMW warna hitam milik Al Amin. Jumlahnya, Rp 60 juta yang disimpan dalam dua amplop, masing-masing Rp 30 juta.

Setelah ditangkap petugas KPK pada Rabu dini hari (9/4) di basement tempat parkir Hotel Ritz Carlton, petugas KPK awalnya hanya menemukan Rp 3,9 juta di kantong dan dompet Al Amin. Ketika diminta untuk membuka mobil BMW-nya, Al Amin awalnya menolak.

Anggota DPR RI dari PPP ini mengaku tidak ada uang di bagasi. "Tidak ada uang di bagasi. Kalau ada, ambil saja," ujar Al Amin seperti ditirukan penyidik KPK Edgar Diponegoro saat bersaksi di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Kamis (22/5).

Di bagasi, ditemukan ada jas warna abu-abu. Di kantongnya, ditemukan amplop berisi uang yang bertuliskan 'untuk tukang'. Uang untuk tukang tersebut tidak disita KPK dengan alasan tidak ada kaitan dengan suap Al Amin. Ketika petugas KPK mengangkat ban serep yang terletak di bagasi, ditemukan dua amplop coklat yang masing-masing isinya Rp 30 juta.

Penyelidik KPK Amir Arif yang bersaksi  sebelumnya menerangkan, saat terjadi pertemuan antara Al Amin dengan Azirwan di lorong toilet Mistere Pub Hotel Ritz Carlton, Amir melihat Azirwan memberikan uang kepada Al Amin dalam bentuk ratusan ribu dalam jumlah banyak. Al Amin pun ia lihat menghitung uang tersebut dan kemudian mengantonginya.

Ketua Komisi IV DPR RI Ishartanto yang bersaksi sebelumnya menceritakan, pada Selasa (8/4), ia memberikan pinjaman kepada Al Amin Rp 60 juta. Al Amin meminjam uang dengan alasan untuk renovasi rumah dan pagar. Rencananya, Al Amin akan mencicil pembayaran pinjaman sampai Desember 2008.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau