Laporan wartawan Kompas Adi Sucipto
LAMONGAN, JUMAT - Ujian akhir sekolah berstandar nasional atau UASBN tingkat Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah di Lamongan sejak Rabu (21/5) hingga Jumat (23/5) diikuti empat siswa. Mereka ikut UASBN susulan, sebab pada saat pelaksanaan UASBN 13-15 Mei la lu berhalangan hadir karena sakit.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lamongan Musthafa Nur Jumat (23/5) menjelaskan UASBN susulan dilaksanakan di kantor cabang dinas pendidikan di masing-masing kecamatan. Lembar soal diambilkan dari cadangan lembar soal UASBN. Jumlah peserta ujian susulan tidak banyak, sehingga kami tidak kesulitan untuk memenuhi soal tersebut, katanya.
Pada UASBN hari pertama dengan mata pelajaran Bahasa Indnesia dan UASBN hari ketiga dengan pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam diikuti tiga siswa. UASBN susulan hari kedua untuk pelajaran Matematika diikuti empat peserta karena ada tambahan satu siswa dari Kecamatan Maduran yang hanya absen pada saat UASBN Matermatika. Peserta UASBN susulan lainnya berasal dari Kecamatan Brondong dan Sukodadi, kata Musthafa.
Dia menambahkan UASBN tingkat SD/MI diikuti 22.235 siswa SD/MI. UASBN belum digunakan sebagai instrumen lulus tidaknya siswa, namun digunakan untuk Penerimaan Siswa Baru (PSB) tingkat SMP. Kelulusan siswa tingkat SD/MI tetap tergantung dari masing-masing sekolah penyelenggara pendidikan, ujarnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang