YOGYAKARTA, JUMAT - Warga Yogyakarta semakin susah mendapat minyak tanah. Tambah susah lagi karena pangkalan minyak tanah mengurangi pembelian akibat banyak pembeli yang bukan pelanggan. Untuk mendapat minyak tanah sesuai kebutuhan, warga terpaksa menyambangi banyak pangkalan dan toko.
Di pangkalan minyak tanah Arya di Lempuyangan, Jumat (23/5), pembelian dibatasi menjadi hanya empat liter per orang. Padahal, Jumat pekan lalu pembelian masih diperbolehkan lima liter. Pangkalan ini mendapat kiriman minyak tanah dari Pertamina setiap Jumat.
"Ya mau bagaimana lagi. Yang datang ke sini tak hanya pelanggan saya, tapi juga dari kampung lain. Juga orang yang sudah muter-muter nyari minyak tanah. Saya kan juga nggak tega menolak. Makanya jatah pembelian saya batasi jadi empat liter biar semua bisa dapat. Kalau jatah dari Pertamina sih tetap, tujuh drum," kata Itok, pemilik Toko Arya.
Dwi Astuti (35), warga Tegalkemuning, Lempuyangan, seusai antre harus berputar lagi untuk mencari minyak tanah. "Dapat empat liter ya hanya bisa paling banyak tiga hari. Saya akan muter lagi entah ke mana," ujarnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang