Warga Salatiga Mulai Padati SPBU

Kompas.com - 23/05/2008, 20:29 WIB

SALATIGA, JUMAT – Menjelang pengumuman kenaikan harga bahan bakar minyak atau BBM, warga Salatiga mulai memadati stasiun pengisian bahan bakar untuk umum atau SPBU, Jumat (23/5) malam. Sebagian warga ingin memenuhi tangki kendaraan mereka hingga penuh sebelum pengumuman kenaikan harga BBM.

Berdasarkan pantauan, antrean panjang terlihat merata di hampir semua SPBU yang ada di Kota Salatiga. Di SPBU 44.507.11 di Jalan Imam Bonjol, selepas pukul 18.00, antrean bahkan sempat mencapai badan jalan. Kondisi serupa berlangsung di SPBU 44.501.17 di Jalan Osamaliki dan SPBU 44.507.06 di Jalan Veteran.

Menurut staf bagian penerimaan BBM, SPBU di Jalan Veteran, Totok Surahmanto, antrean panjang tersebut mulai berlangsung sejak pukul 16.00 dan terus bertambah. Peningkatan jumlah antrean terjadi baik untuk kendaraan roda dua maupun roda empat. Namun, antrean paling banyak terlihat di jenis kendaraan roda dua.

“Selepas magrib, antrean sepeda motor bisa mencapai 300 unit, padahal biasanya maksimal 50 unit. Kalau seperti ini terus pasokan premium bisa habis sebelum tengah malam,” katanya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau