JAKARTA, MINGGU - Pihak Mabes Polri menduga ada kelompok militan yang memprovokatori mahasiswa Universitas Nasional (Unas), sehingga menyulut kericuhan pada saat berdemonstrasi menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) di kampus itu, Sabtu (24/5). Kelompok ini diduga selalu melakukan provokasi saat mahasiswa Unas berdemonstrasi.
"Dugaan ini tidak sembarangan. Kami mendapat informasi dari pejabat rektorat Unas. Untungnya mereka mau terbuka. Oleh karena itu kami akan terus berhubungan dengan mereka. Sekarang, hal tersebut masih dalam penyelidikan kami," ujar Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Abubakar Nataprawira, Minggu (25/5).
Sampai saat ini, akunya, Mabes Polri belum menemukan siapa yang telah melakukan provokasi yang mengakibatkan lima polisi dan puluhan mahasiswa terluka tersebut.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang