September, Pelanggan 1.300 VA Kena TDL Nonsubsidi

Kompas.com - 26/05/2008, 05:52 WIB

JAKARTA,MINGGU - Seakan tidak mau kalah setelah harga bahan bakar minyak (BBM) naik, rencananya September 2008 ini,  Pemerintah juga akan memperluas pengenaan tarif dasar listrik (TDL) nonsubsidi kepada pelanggan bisnis dan rumah tangga sampai ke golongan 1.300 VA. Hal itu sebagai upaya untuk menekan subsidi listrik.

Hal itu diungkapkan Direktur Jenderal Listrik dan Pemanfaatan Energi J Purwono pekan lalu. Disebutkannya pemerintah akan menjaga alokasi subsidi listrik tetap di angka Rp 60 triliun sesuai patokan dalam APBN Perubahan 2008. ”Sudah dihitung, kalau tambahan subsidi BBM lebih dari Rp 5 triliun, program TDL nonsubsidi harus diperluas,” ujarnya.

Jumlah konsumen golongan di bawah 6.600 VA-1.300 VA mencapai 4,5 juta, dari total pelanggan PLN 35 juta. Sementara untuk golongan 450 VA-900 VA, menurut Purwono diupayakan untuk tidak dikenai TDL nonsubsidi.

Saat ini TDL nonsubsidi berlaku untuk pelanggan golongan 6.600 VA ke atas. TDL nonsubsidi dikenakan pada 20 persen pemakaian di atas rata-rata patokan nasional. Penerapan TDL nonsubsidi yang mengakibatkan lonjakan tagihan listrik di luar perhitungan pelanggan dikeluhkan sejumlah pelanggan bisnis, karena ada yang mencapai 2-3 kali lipat. Padahal berdasarkan simulasi yang dibuat PLN, kenaikan tagihan rata-rata 50-60 persen.

Pemerintah menargetkan bisa memperoleh penghematan Rp 5 triliun dari PLN. Selain melalui pemberlakuan TDL nonsubsidi, hal itu dilakukan melalui penggunaan jenis BBM yang lebih murah, yaitu minyak bakar. Selain itu, Pemerintah juga menerapkan penghematan penggunaan listrik oleh mal dan hotel serta akan menerapkan pembatasan listrik kepada kantor-kantor pemerintahan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau