Chris John Pilih Sparring petinju Australia

Kompas.com - 26/05/2008, 15:39 WIB

SEMARANG, SENIN- Petinju Australia William Kickett menjadi teman latih tanding juara dunia kelas bulu WBA, Chris John, untuk menghadapi tarung pilihan atau choice melawan petinju Meksiko, Michael Lozada, di di Estado Huracan di Pachucha Hidalgo Meksiko, tanggal 5 Juli 2008 nanti.

"Untuk sementara memang baru satu petinju yang menjadi teman latih tanding bagi Chris John selama berlatih di Sasana Herrys Gym di Perth, Australia. Tetapi manajemen tetap akan menambah petinju untuk menjadi mitra tanding petinju yang sudah sembilan kali mempertahankan gelarnya tersebut," kata Mantan Manajer Bisnis Chris John, Andy Chandra, ketika dihubungi dari Semarang, Senin.

Sejak berlatih di Australia, Minggu (11/5), menurut Andy Chandra yang masih berkomunikasi dengan Chris John, selama berada di Negeri Kanguru tersebut petinju kelahiran Kabupaten Banjarnegara, Jateng, ini sudah melakukan latih tanding dengan William sebanyak tiga kali, dan setiap kali berlatih lamanya enam ronde.

Setiap kali akan naik ring untuk mempertahankan gelar juara dunianya, Chris John yang ayah Maria Luna Ferrisa tersebut selalu berlatih tanding dengan minimal dua petinju. Saat menghadapi Roinet Caballero dari Panama beberapa waktu lalu, selain petinju Australia Chris John juga berlatih tanding dengan petinju dari Indonesia Alex Bajawa dan Angki Angkota. Bahkan, Alex Bajawa sering berangkat bersama Chris John ketika akan berlatih di Australia di bawah asuhan pelatih sekaligus manajernya, Craig Christian.

Selain latih tanding dengan William, suami mantan atlet wushu Jateng, Anna Maria Megawati tersebut juga melakukan latihan fisik. Melawan Lozada, kata dia, Chris John diharapkan bisa meraih kemenangan agar bisa mencapai gelar Super Champions, mengingat petinju yang memiliki julukan "The Dragon" tersebut sudah sembilan kali berturut-turut mempertahankan gelarnya yang direbut dari tangan Oscar Leon (Colombia) pada pertarungan ad-interim tanggal 26 September 2003 di Bali.

Dari sembilan pertarungan yang dilakoni Chris John tersebut, empat kali dilakukan melalui tarung wajib atau mandatory fight, yaitu melawan Juan Manuel Marquez (Meksiko), Derrick Gainner (Amerika Serikat), Jose Cheo Rojas (Venezuela), dan terakhir melawan Roinet Caballero (Panama) di Jakarta tanggal 26 Januari 2008.

Lima pertarungan lainnya melalui tarung pilihan atau "choice", yaitu melawan Tommy Brown (Australia), Jose Cheo Rojas (Venezuela), Renant Acosta (Panama), Osamu Sato (Jepang), serta terakhir adalah Zaiki Takemoto (Jepang) bulan Agustus 2007.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau