Moratti Tak Terburu-buru Soal Mancini

Kompas.com - 26/05/2008, 16:32 WIB

MILAN, SENIN – Presiden Inter Milan, Massimo Moratti mengungkapkan dia takkan terburu-buru memutuskan masa depan Roberto Mancini. Saat ini media Italia melaporkan kalau masa depan pelatih Inter ini berada dalam ancaman.

Mantan pelatih Chelsea, Jose Mourinho menjadi kandidat kuat menggantikan posisi Mancini musim depan. Mourinho bahkan berani membeberkan kalau dirinya akan menjadi pelatih Nerazzuri selanjutnya.

“Mancini? Hingga saat ini saya belum berencana bertemu dengannya. Saya tidak ingin terburu-buru memutuskan (masa depannya),” ujar Moratti pada Radio Montecarlo.

Seperti yang telah diberitakan sebelumnya Mancio telah mengajukan diri menjadi pelatih The Blues selanjutnya, menyusul pemecatan Avram Grant. Tapi seperti yang dilaporkan Gazzetta Dello Sport , pihak Chelsea justru langsung menolak pinangannya.

“Perwakilannya sudah berkali-kali menghubungi kami, tapi dia bukanlah pelatih yang kami incar,” ungkap sumber di dalam klub.

Hingga saat ini Mancini masih menolak berbicara pada media. Pelatih berusia 43 tahun ini masih berdiam diri, menyusul kekalahan 1-2 dari AS Roma di final Coppa Italia, Sabtu (24/5).

Mancini dijadwalkan bertemu dengan Moratti dalam pekan ini untuk mendiskusikan masa depannya. Tapi media di Italia mempercayai kalau Mourinho telah menandatangani pra-kontrak untuk menggantikan Mancini. (GL/YUD)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau