Jelang Tengah Malam, Angkot Masih Mogok

Kompas.com - 26/05/2008, 23:29 WIB

JAKARTA, SENIN - Mikrolet jurusan Tanah Abang Kebayoran Lama (M09) dan Tanah Abang-Meruya (M11), Senin (26/5) masih saja mogok. Sehingga, banyak masyarakat yang kecele, bahkan sebagian mencoba menunggu.

Tepat pukul 23.00 WIB, saat berita ini diturunkan, aksi mogok Mikrolet kedua jurusan itu masih saja berlangsung. Mobil-mobil M11 dan M09 sebagian besar masih mendekam di garasi, sebagian lagi diparkir di jalan-jalan.

Padahal, aksi mogok tersebut dilakukan sejak pukul 14.15 WIB. Aksi ini cukup membuat repot masyarakat pengguna. Sebab, mereka tak mengira akan terjadi pemogokan hingga malam hari. Sehingga, banyak yang kecele.

Di beberapa sudut jalan yang biasa menjadi tempat menghentikan Mikrolet, pada menjelang tengah malam terlihat beberapa orang dengan sabar berharap akan ada Mikrolet yang lewat. Namun, mereka tampak kecewa, karena yang ditunggu tak datang juga.

Beberapa orang terpaksa menggunakan jasa angkutan taksi. Beberapa lainnya membatalkan rencana bepergiannya.

Biasanya, menjelang tengah malam, Mikrolet memang mulai laris. Banyak masyarakat yng pergi ke pasar untuk belanja. Baik itu para ibu rumah tangga, pedagang sayur, pemilik warung makan, atau orang-orang yang sedang punya hajat.

Maklum, pasar-pasar di Jakarta seperti di Kabayoran Lama dan Palmerah, pada pukul 23.00 biasanya sudah mulai beraktivitas. Para pedagang mulai menata dagangannya.

Karena tak ada Mikrolet, maka terpaksa orang-orang yang akan pergi ke pasar terpaksa mencari alternatif lain. Bajaj menjadi pilihan utama, karena harganya masih lebih terjangkau daripada taksi. (HPR)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau