JAKARTA, SENIN - Mikrolet jurusan Tanah Abang Kebayoran Lama (M09) dan Tanah Abang-Meruya (M11), Senin (26/5) masih saja mogok. Sehingga, banyak masyarakat yang kecele, bahkan sebagian mencoba menunggu.
Tepat pukul 23.00 WIB, saat berita ini diturunkan, aksi mogok Mikrolet kedua jurusan itu masih saja berlangsung. Mobil-mobil M11 dan M09 sebagian besar masih mendekam di garasi, sebagian lagi diparkir di jalan-jalan.
Padahal, aksi mogok tersebut dilakukan sejak pukul 14.15 WIB. Aksi ini cukup membuat repot masyarakat pengguna. Sebab, mereka tak mengira akan terjadi pemogokan hingga malam hari. Sehingga, banyak yang kecele.
Di beberapa sudut jalan yang biasa menjadi tempat menghentikan Mikrolet, pada menjelang tengah malam terlihat beberapa orang dengan sabar berharap akan ada Mikrolet yang lewat. Namun, mereka tampak kecewa, karena yang ditunggu tak datang juga.
Beberapa orang terpaksa menggunakan jasa angkutan taksi. Beberapa lainnya membatalkan rencana bepergiannya.
Biasanya, menjelang tengah malam, Mikrolet memang mulai laris. Banyak masyarakat yng pergi ke pasar untuk belanja. Baik itu para ibu rumah tangga, pedagang sayur, pemilik warung makan, atau orang-orang yang sedang punya hajat.
Maklum, pasar-pasar di Jakarta seperti di Kabayoran Lama dan Palmerah, pada pukul 23.00 biasanya sudah mulai beraktivitas. Para pedagang mulai menata dagangannya.
Karena tak ada Mikrolet, maka terpaksa orang-orang yang akan pergi ke pasar terpaksa mencari alternatif lain. Bajaj menjadi pilihan utama, karena harganya masih lebih terjangkau daripada taksi. (HPR)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang