Jalan Diblokir, Masyarakat Repot

Kompas.com - 27/05/2008, 06:28 WIB

JAKARTA, SELASA - Aksi pemblokiran jalan yang dilakukan mahasiswa UKI di Jalan Letjend Soetoyo ke arah Cawang-Tanjung Priok, dikeluhkan masyarakat.

Anas, seorang karyawan swasta, terpaksa memilih jalan sejauh lebih dari 500 meter, daripada tetap berada di angkutan kota yang terjebak macet. "Iya ni, repot jadinya. Pasti telat ke kantor. Tadi saya naik angkot 06 (jurusan Kampung Melayu-Gandaria), karena macet, daripada telat, ya jalan aja deh sampe cawang," katanya yang berjalan tergesa-gesa.

Anas tak sendiri, puluhan bahkan ratusan warga masyarakat lainnya juga melakukan hal yang sama. "Lihat ni, pagi-pagi udah keringetan," keluh Rini, karyawati swasta yang akan menuju kantornya di kawasan MT Haryono, Jakarta Selatan.

Sejumlah motor yang nekat melintas, menyisip di antara sela-sela batang pohon yang menutup jalan, langsung diminta berbalik arah oleh para pria berkulit hitam yang melakukan penjagaan di lokasi aksi. "Balik... Balik... Daripada nekat, motornya dijungkirkan, mau? Sudah banyak yang begitu," kata pria tersebut.

Beberapa motor nekat, melewati jalur busway, yang kini juga sudah diblokir dengan batang pohon. Sementara, beberapa motor lainnya memilih berbalik arah, dan terjebak kemacetan panjang.

"Kalau mau aksi ya yang simpatik. Kita kan sama-sama warga masyarakat. Tolong perhatikan kepentingan kita juga. Kalau aksinya begini, merepotkan ya nggak akan dapat dukungan masyarakat," ungkap Retno, seorang ibu yang turut berjalan kaki ratusan meter.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau