MANCHESTER, RABU - Manchester United (MU) semakin kebakaran jenggot dengan manuver Real Madrid yang terus mengompori Cristiano Ronaldo agar pindah ke klub tersebut. Sebab itu, MU mengancam akan mengadukan El Real ke FIFA, jika terus membuat Ronaldo tak tenang.
Pelatih Bernd Schuster maupun Presiden Real Madrid, Ramon Calderon, terus menyatakan minatnya untuk membeli Ronaldo. Beberapa media Spanyol, terutama yang berafiliasi ke Madrid, juga sering melempar isu soal kepindahan Ronaldo ke klub itu.
Dalam pernyataannya, MU mengatakan, "Kami mengikuti perkembangan berita dan komentar bahwa Real Madrid tertarik membeli Ronaldo. Ini bagaikan sebuah iritasi. Kami tak punya pilihan lain kecuali mengadukan Madrid ke FIFA, jika mereka terus melakukan manuver tak fair yang mengganggu ketenangan Ronaldo di MU."
"Komentar-komentar mereka (Madrid, Red) yang dipublikasi jelas membuat Ronaldo menjadi tak nyaman dan terganggu. Ini bertentangan dengan aturan dan kami tak mau mentoleransinya lagi. Ronaldo terikat kontrak yang panjang dan dia terdaftar sebagai pemain MU. Dia tak akan dijual," tambah pernyataan itu.
"Tak ada yang meragukan bahwa MU akan melakukan apa saja untuk mempertahankan para bintangnya."
Ronaldo sendiri tidak pernah menyatakan ketegasan soal masa depannya. Padahal, isu tentang kemungkinan pindah ke Madrid sudah berkembang dalam beberapa bulan. Bahkan, ibunya sempat ikut berkomentar dan menginginkan anaknya main di Madrid. Banyak yang menilai, komentar ibu Ronaldo itu bagian dari manuver Madrid.
Ronaldo hanya pernah menyatakan akan menjelaskan sikapnya setelah Liga Champions. Usai kemenangan MU atas Chelsea di final Liga Champions, dia hanya mengatakan, "AKu tak pernah menjanjikan sesuatu. Aku tak pernah menjanjikan sesuatu kepada ibuku, juga kepada para suporter."
Kepala Eksekutif MU, David Gill menegaskan, "Ronaldo masih terikat kontrak selama empat tahun lagi. Dan, dia diproyeksikan akan berada di MU dalam jangka panjang."
"Schuster banyak bicara, Calderon pun begitu. Mereka mengira bisa melakukan cara-cara kotor untuk merayu pemain pindah ke klubnya. Tapi, mereka tak akan bisa melakukannya kepada klub kami," kecam pelatih MU, Alex Ferguson.
"Sebagai sesama klub besar, Barcelona lebih bermoral daripada Real Madrid. Madrid menggunakan surat kabar Marca sebagai kendaraannya untuk memprovokasi pemain klub lain. Madrid bukan satu-satunya klub yang tertarik kepada Ronaldo. Tapi, klub lain tidak melakukan provokasi yang mengganggu," tambah Ferguson. (BBC/HPR)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang