BI Aktif, Rupiah Menguat di Bawah 9.300

Kompas.com - 28/05/2008, 17:18 WIB

JAKARTA,RABU - Rupiah Rabu (28/5) sore naik tajam di bawah Rp 9.300 per dollar AS karena pelaku pasar terus memburu rupiah yang didukung oleh aktifnya Bank Indonesia (BI) bermain di pasar. "Aktifnya BI bermain di pasar dalam upaya meningkatkan faktor fundamental keuangan negara yang diikuti oleh aksi beli pelaku pasar sehingga rupiah menguat sampai di bawah Rp 9.300 per dollar AS," kata pengamat pasar uang, Edwin Sinaga seperti dikutip Antara, di Jakarta, Rabu.
    
Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS naik tajam menjadi Rp 9.295/9.300 per dollar AS dibanding penutupan hari sebelumnya yang mencapai Rp 9.340/9.350 per dollar AS atau naik 45 poin.

Menurut dia, berkurangnya aksi demo mahasiswa mengakibatkan pelaku pasar memburu rupiah yang berlangsung sejak pagi sampai sore. "Kami optimis rupiah akan terus menguat hingga mendekati angka Rp 9.250 per dollar AS," katanya.

Edwin Sinaga mengatakan, target BI menurunkan rupiah hingga di bawah angka Rp 9.300 per dollar AS saat ini tercapai. "Kami akan melihat berapa lama rupiah berada di bawah angka Rp 9.300 per dollar AS, setelah pemerintah menaikkan harga BBM sebesar 28,7 persen," katanya.

Kenaikan BBM sebenarnya tidak ada kaitan dengan merosot rupiah beberapa waktu lalu, namun pertumbuhan ekonomi kedepan yang melambat dan merosotnya daya beli masyarakat sedikit banyak akan berpengaruh terhadap pergerakan rupiah. "Kami akan melihat seberapa lama rupiah akan berada di bawah angka Rp 9.300 per dollar AS, apabila pengaruh negatif itu terjadi," katanya.

Menurut dia, kenaikan rupiah yang terjadi sejak Selasa setidaknya menjauhi angka Rp 9.400 per dolar AS. Rupiah dikhawatirkan akan terus merosot jika menembus angka tersebut. "Kenaikan rupiah saat ini juga dipicu berkurangnya aksi demo mahasiswa atas kenaikan harga BBM sebesar 28,7 persen," katanya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau