Obama Akan Tengok Irak

Kompas.com - 29/05/2008, 10:53 WIB

WASHINGTON, KAMIS -  Dalam waktu dekat Barack Obama mengunjungi Irak. Ini akan menjadi kunjungan pertama selama ia menjadi calon presiden.

Obama yang kerap dikritik rivalnya, John McCain dari Republik, mengungkapkan rencananya itu kepada The New York Times, Rabu (28/5) atau Kamis (29/5). Ia menolak tantangan McCain soal kunjungan ke Irak berdua.

"Saya hanya tidak ingin terlibat dalam cekcok politik. Kalau saya ke Irak, saya akan bertemu pasukan dan komandan. Saya tidak ke sana untuk mendapatkan prestasi politik. Pekerjaan mereka di sana terlalu penting," kata Obama.       

McCain mengatakan ia senang mendengar rencana Obama itu. "Tapi jelas sangat terlambat," kata McCain kepada wartawan di Los Angeles.

Perdebatan Obama-McCain ini menegaskan babak baru proses pemilihan presiden AS, meski keduanya belum diresmikan sebagai calon dari partai masing-masing. Keduanya mulai menggarap isu-isu besar, seperti isu Irak, siapa yang bakal memimpin dan mengambil keputusan sebagai panglima tertinggi.        

Soal Irak, Obama dan McCain berlawanan sikap. McCain mendukung berlanjutnya pendudukan militer AS di Irak. Sebaliknya Obama menganjurkan penarikan mundur pasukan AS dari negeri itu secepatnya.
       
Menurut McCain, pendirian Obama itu didorong ideologi, bukan pada fakta di lapangan. "Dia tidak punya pengetahuan atau pengalaman untuk membuat keputusan. Presiden harus mendengar dan belajar. Presiden harus membuat keputusan, tidak peduli keputusan itu populer atau tidak," kata McCain.
       
Saat terbang ke Chicago, Obama mengatakan kepada wartawan, bahwa ia tidak berkunjung ke Irak sejak 2006 dan tidak relevan kalau itu dimanfaatkan McCain untuk menyerangnya.

"John McCain atau pemerintahan Bush tidak punya argumen kuat untuk membuat kebijakan luar negerinya, jadi mereka mencoba muncul dengan mengalihkan isu, bukan membicarakan substansi," katanya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau