SIRKUIT Mugello sudah menyelenggarakan balapan kelas dunia selama lebih dari dua dekade. Akhir pekan ini, GP Italia tersebut akan mendapat kesempatan yang ke-23 untuk menjadi tuan rumah, dan termasuk delapan kali berturut-turut sejak 1991.
Trek di Italia dengan panjang lintasan 5.245 km ini juga telah menghadirkan banyak balapan mengejutkan dalam sejarah balapan paling bergengsi ini.
Mugello mendapat pengakuan dan bisa selenggarakan kejuaraan dunia mulai musim 1949. Dan, ketika even Grand Prix (GP) diperkenalkan tahun 1976, Mugello langsung masuk kalender tetap.
Berikut sajian fakta dan statistik selama 22 balapan di Mugello.
- Legenda MotoGP, Barry Sheene, merupakan orang pertama yang menang di Mugello. Dengan Suzuki sebagai tunggangannya, dia hanya unggul 0,1 detik dari Phil Read. Ini merupakan jarak terdekat sepanjang sejarah, dalam balapan selama kurang lebih 62 menit.
- Sejak even pertama, hanya Suzuki yang menang lebih dari satu kali di Mugello di mana Kevin Schwantz meraihnya tahun 1992. Di era MotoGP yang menggunakan mesin empat-tak, prestasi terbaik Suzuki diraih tahun lalu ketika John Hopkins finis di urutan lima.
- Yamaha sudah enam kali menang di Mugello; tahun 1978 diraih Kenny Roberts, tahun 1991 dicatat Wayne Rainey dan empat tahun terakhir dicetak oleh Valentino Rossi.
- Honda menjadi pabrikan paling sukses di Mugello. Hingga sekarang, Honda sudah meraih kemenangan 14 kali.
- Dalam tiga tahun terakhir, Ducati berhasil menempatkan seorang pembalap di podium--namun mereka masih mencari kemenangan pertama di kandangnya. Dalam dua tahun terakhir, pembalap Ducati menempati pole position (Sete Gibernau tahun 2006 dan Casey Stoner tahun lalu).
- Hanya Mugello yang merupakan satu dari lima sirkuit untuk kalender balapan tahun ini di mana Bridgestone tak pernah memenangkan MotoGP. Sirkuit lainnya adalah Estoril, Assen, Sachsenring dan Indianapolis.
- Mugello tak bersahabat dengan Kawasaki karena pabrikan ini sangat minim prestasi dalam ajang MotoGP di sirkuit tersebut. Hasil terbaik diraih tahun 2005, ketika Shinya Nakano finis di urutan 10.
- Di Mugello, Mick Doohan enam kali menjadi juara di kelas paling bergengsi. Kesuksesan itu sudah bisa disamakan Valentino Rossi ketika tahun lalu menjadi juara di sirkuit tersebut.
- Valentino Rossi adalah pembalap yang paling sukses di Mugello. Karena, dia pernah merasakan menjadi juara untuk semua kelas balapan yang diikuti, dengan total juara sebanyak delapan kali; di kelas 125cc dan 250cc masing-masing sebanyak satu kali dan enam kali di MotoGP.
- Loris Capirossi adalah pembalap Italia pertama yang meraih kemenangan kelas utama di Mugello, ketika menjadi juara kelas 500cc tahun 2000. Waktu itu, dia harus berjuang ekstra keras melawan dua rival senegaranya, Max Biaggi dan Rossi. Dua pesaingnya itu jatuh di putaran terakhir.
- Rekor kecepatan tertinggi di Mugello adalah 213,1 mph yang dilakukan Alex Barros tahun 2004 dengan Honda.
- Membalap di kelas motor dengan silinder rendah, pembalap-pembalap Italia sangat sukses di Mugello. Mereka sudah mencatat 10 kemenangan di kelas 250cc dan 11 di kelas 125cc. (MG/LOU)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang