Lakers Tunggu Celtics atau Pistons di Final

Kompas.com - 30/05/2008, 14:38 WIB

LOS ANGELES, KAMIS - Los Angeles Lakers lolos ke final NBA dengan menyingkirkan juara bertahan San Antonio Spurs 100-92 dalam game kelima di Los Angeles, Kamis (Jumat WIB).

Kemenangan Lakers diinspirasi pemain bintang Kobe Bryant yang mampu memimpin rekan-rekannya mengejar defisit 17 poin pada kuarter kedua. Bryant yang baru saja terpilih sebagai pemain terbaik NBA tahun ini menjadi pencetak skor terbanyakd engan 39 poin, 13 rebound dan tiga asis.

Pemain forward Lakers, Lamar Odom menambahklan 13 poin, sementara center asal Spanyol, Pau Gasol menyumabng 12 poind an 19 rebound.

"Ini seperti sebuah mimpi yang terwujud," kata Bryant usai pertandingan. "hasil ini merupakan jawaban atas doa-doa kami. Kami  mampu memanfaatkan kelengahan dan menghentikan selisih poin pada kuarter kedua."

Lakers mengawali start dengan buruk dan Spurs mendominasi kuarter pertama, dimana Michael Finley menjaringkan dua lemparan tiga poin untuk membawa sang juara bertahan unggul 28-15.
    
San Antonio melebarkan jarak menjadi 17 poin pada awal kuarter kedua sebelum kemudian pemain cadangan Lakers Jordan Farmar memasukkan enam angka beruntun tanpa balas.  Sebuah lay-up mempersempit selisih menjadi 22-33 dan penonton yang memenuhi Staples Center, yang sebelumnya membisu, langsung meruap gembira dan berteriak mendukung Lakers.
    
Bryant kemudian memasukkan empat dari enam lemparannya pada kuarter kedua untuk membawa Lakers hanya tertinggal 42-48 saat kuarter itu berakhir. Lemparan dua angka Bryant membawa Lakers berbalik memimpin 61-59 menjelang kuarter ketiga berakhir dan kemudian ia membuat Vladimir Radmanovic bisa menjaringkan lemparan tiga angka tepat saat bel berbunyi untuk membawa Lakers unggul 64-63.

Bryant, yang membantu Lakers merebut tiga gelar NBA beruntun pada era 2000-2002, mendominasi kuarter akhir saat para pemain Spurs tampak sudah sangat kelelahan.

Di final, Lakers akan menghadapi pemenang pertandingan antara  Boston Celtics dan Detroit Pistons. saat ini Celtics telah unggul 3-2 dan berpeluang ebsar untuk lolos.

Ini akan merupakan final ke 23 buat Lakers sejak pindah dari Minneapolis ke Los Angeles pada 1961.  Namun berdasar sejarah berdiirnya klub, ini merupakan final ke 29. Mereka menang dalam 14 kejuaraan, 9 di Los Angeles dan 5 di Minneapolis.

Lakers dan Celtics  pernah 10 kali bertemu di final. Boston Celtics juara delapan kali, dengan Lakers memenangi musim 1985 dan 1987. Sementara menghadapi Detroit Pistons, Lakers telah bertemu tiga kali di final. Terakhir kali pada 2004 saat Pistons  menang dalam lima game. (Cay)

Hasil playoff NBA:
Wilayah barat
Los Angeles Lakers 100
San Antonio 92
(Los Angeles menang 4-1)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau