LOS ANGELES, KAMIS - Los Angeles Lakers lolos ke final NBA dengan menyingkirkan juara bertahan San Antonio Spurs 100-92 dalam game kelima di Los Angeles, Kamis (Jumat WIB).
Kemenangan Lakers diinspirasi pemain bintang Kobe Bryant yang mampu memimpin rekan-rekannya mengejar defisit 17 poin pada kuarter kedua. Bryant yang baru saja terpilih sebagai pemain terbaik NBA tahun ini menjadi pencetak skor terbanyakd engan 39 poin, 13 rebound dan tiga asis.
Pemain forward Lakers, Lamar Odom menambahklan 13 poin, sementara center asal Spanyol, Pau Gasol menyumabng 12 poind an 19 rebound.
"Ini seperti sebuah mimpi yang terwujud," kata Bryant usai pertandingan. "hasil ini merupakan jawaban atas doa-doa kami. Kami mampu memanfaatkan kelengahan dan menghentikan selisih poin pada kuarter kedua."
Lakers mengawali start dengan buruk dan Spurs mendominasi kuarter pertama, dimana Michael Finley menjaringkan dua lemparan tiga poin untuk membawa sang juara bertahan unggul 28-15.
San Antonio melebarkan jarak menjadi 17 poin pada awal kuarter kedua sebelum kemudian pemain cadangan Lakers Jordan Farmar memasukkan enam angka beruntun tanpa balas. Sebuah lay-up mempersempit selisih menjadi 22-33 dan penonton yang memenuhi Staples Center, yang sebelumnya membisu, langsung meruap gembira dan berteriak mendukung Lakers.
Bryant kemudian memasukkan empat dari enam lemparannya pada kuarter kedua untuk membawa Lakers hanya tertinggal 42-48 saat kuarter itu berakhir. Lemparan dua angka Bryant membawa Lakers berbalik memimpin 61-59 menjelang kuarter ketiga berakhir dan kemudian ia membuat Vladimir Radmanovic bisa menjaringkan lemparan tiga angka tepat saat bel berbunyi untuk membawa Lakers unggul 64-63.
Bryant, yang membantu Lakers merebut tiga gelar NBA beruntun pada era 2000-2002, mendominasi kuarter akhir saat para pemain Spurs tampak sudah sangat kelelahan.
Di final, Lakers akan menghadapi pemenang pertandingan antara Boston Celtics dan Detroit Pistons. saat ini Celtics telah unggul 3-2 dan berpeluang ebsar untuk lolos.
Ini akan merupakan final ke 23 buat Lakers sejak pindah dari Minneapolis ke Los Angeles pada 1961. Namun berdasar sejarah berdiirnya klub, ini merupakan final ke 29. Mereka menang dalam 14 kejuaraan, 9 di Los Angeles dan 5 di Minneapolis.
Lakers dan Celtics pernah 10 kali bertemu di final. Boston Celtics juara delapan kali, dengan Lakers memenangi musim 1985 dan 1987. Sementara menghadapi Detroit Pistons, Lakers telah bertemu tiga kali di final. Terakhir kali pada 2004 saat Pistons menang dalam lima game. (Cay)
Hasil playoff NBA:
Wilayah barat
Los Angeles Lakers 100
San Antonio 92
(Los Angeles menang 4-1)