Mazoola Diharapkan Dongkrak Wisata Lamongan

Kompas.com - 30/05/2008, 17:48 WIB

LAMONGAN, JUMAT - Obyek wisata Maharani Zoo and Goa Lamongan (Mazola) yang memiliki 11 wahana diharapkan semakin mendongkrak sektor pariwisata Lamongan. Mazoola menempati areal seluas 2,7 hektar di kawasan goa Maharani dengan konsep hiburan dan pendidikan .

Mazoola dikemas dalam bentuk wisata goa dan kebun binatang dengan mempertahankan keeksotisan batuan alam goa Maharani yang dipercantik dengan koleksi 300 binatang dari 11 spesies di seluruh dunia. Koleksi binatangnya sebagian besar didatangkan dari Amerika Selatan dan Afrika diharapkan menarik pengunjung.

Kepala Bagian Humas dan Protokol Kabupaten Lamongan, Aries Wibawa, Jumat (30/5), mengemukakan masa soft opening pengunjung mendapatkan potongan harga 50 persen untuk tiket masuk. Pada hari Senin-Kamis tiket dijual Rp 15.000, saat ini pengunjung sudah bisa mendapatkannya dengan Rp 7.500. Pada Jumat-Minggu, pengunjung cukup menebus tiketnya dengan harga Rp 10.000 dari harga normal Rp 20.000.

Pengunjung bisa menikmati Diorama Musium Binatang untuk melihat berbagai binatang yang telah punah dalam kondisi diawetkan dalam sebuah ruangan yang sejuk. Goa Maharani tetap dipertahankan kekesotisannya. Pengunjung tetap bisa menikmati keindahan stalagtit dan stalagmit di Goa Maharani.

"Untuk menambah daya tarik, seusai keluar dari mulut goa, pengunjung bisa menikmati wahana Geological berisi koleksi bebatuan eksotis dari berbagai penjuru dunia. Obyek wisata ini telah melalui studi banding ke Singapura," kata Aries.

Obyek wisata ini bisa sebagai alternatif bagi masyarakat yang ingin refreshing dengan menikmati beraneka binatang koleksi Maharani Zoo. Binatang tersebut menempati 81 kandang diantaranya tupai albino, dan phyton albino, dan hewan albino lainnya seperti ul ar putih, burung merak putih dan landak putih yang ditempatkan di Puri Albino.

Mazzola diresmikan Rabu (29/5) lalu dilengkapi fasilitas penunjang yang tidak akan membuat pengunjung bosan seperti animal show, kandang primate dan science centre. Bupati Lamongan, Masfuk berharap Mazoola dapat meningkatkan kunjungan wisata di Lamongan. Selama 2007 ada sekitar 1,8 juta wisatawan yang berkunjung ke berbagai obyek wisata Lamongan termasuk Wisata Bahari Lamongan (WBL), Goa Maharani, Kompleks Sunan Drajat dan Waduk Gondang.

Dia percaya keberadaan Mazoola akan menjadi tujuan bagi masyarakat yang ingin sedikit berekreasi. Mazoola merupakan ekspansi ketiga setelah WBL dan Tanjung Kodok Beach and Resort. Bahkan antara WBL dan Mazoola telah dibangun jembatan penghubung yang dilen gkapi elevator. "Saya optimis kunjungan wisatawan ke Lamongan akan semakin meningkat dengan adanya Mazoola," kata Masfuk.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau