Orang Indonesia Senang 'Bebek'

Kompas.com - 31/05/2008, 14:05 WIB

JAKARTA,SABTU - Dari tiga produk yang diluncurkan Kawasaki di Jakarta hari ini, Sabtu (31/5), satu di antaranya merupakan inovasi terbaru dari motor bebek.

Manajer Pemasaran dan Litbang PT Kawasaki Motor Indonesia Freddyanto Basuki mengatakan, tidak dapat dimungkiri bahwa 'bebek' sudah menjadi pilihan masyarakat Indonesia. Terbukti melalui data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), setiap tahun angka penjualan motor bebek terus meningkat. Pada tahun 2006 tercatat angka penjualan 42.000 unit dan pada 2007 sebesar 53.400 unit. AISI malah menargetkan angka penjualan 60.000 unit untuk tahun 2008.

Menurut Freddy, motor bebek memang menjadi pilihan mayoritas masyarakat karena harganya terjangkau. "Bebek dari segi pembuatannya terjangkau, biaya produksinya murah, jadi banyak yang produksi," ujar Freddy di Jakarta, Sabtu (31/5).

Freddy juga menambahkan, selain itu motor bebek mudah digunakan oleh berbagai kalangan, laki-laki dan perempuan, tua, dan muda. "Bahkan sudah menjadi family-motor cycle," tandas Freddy. Oleh karena itu, PT KMI juga tidak mau ketinggalan untuk meramaikan pasar motor bebek Indonesia dengan Kawasaki Athlete yang merupakan pergeseran model dan inovasi dari motor bebek dengan menonjolkan kualitas dan teknologi tinggi.

Menurut Freddy, pelanggan sudah jenuh dengan model bebek. Jadi, Kawasaki ingin memanjakan pelanggan mereka dengan sesuatu yang dimodifikasi. "Kita nggak bisa pungkiri bebek itu memang pasarnya Indonesia tapi kita mau tampilin beda, bebeknya Indonesia itu yang sport-style yang mana image Ninja sangat kuat," ujar Freddy.

Untuk semester kedua tahun 2008 ini, PT KMI menargetkan penjualan Athlete 7.000 unit meski harga BBM telah naik. Sejak Maret lalu pun, PT KMI sudah mengekspor Athlete ke Filipina dengan nama Furi. "Ke Filipina, sejak launching pada bulan Maret sekitar 3.000-4.000 per bulan," kata Freddy.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau