Mitsubishi Strada Triton Exceed, Menghapus Image Mobil Proyek

Kompas.com - 02/06/2008, 10:36 WIB

JAKARTA, SENIN – PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) sebagai ATPM merek Mitsubishi boleh bangga karena memimpin di segmen pick up 4x4. Dengan dua andalannya, Strada Triton GLS dan GLX, penjualannya sampai April lalu berhasil menembus angka 2.729 unit.

Namun kebanggaan itu seperti diterima dengan setengah hati lantaran sukses diraih dengan predikat sebagai kendaraan proyek. Untuk menghapus image itu, KTB melansir Strada Triton Exceed dengan desain modern, stylish dan mewah. Diperuntukkan buat VIP atau pribadi yang hobi dengan pick up namun bisa  dipakai sehari-hari.

Pajero Evolution
Memang dari segi bentuk, desain eksterior Exceed lebih mewah dari generasi sebelumnya. Basisnya masih sama dengan Triton GLX maupun GLS, hanya ada penambahan ornamen. Seperti yang dilakukan PT Nissan Motor Indonesia pada Livina XR menjadi Livina X-Gear. Bedanya, kalau X-Gear setelah dipermanis penampilannya seperti SUV bukan lagi hatchback.

Selain mewah, eksterior Exceed mempertegas kesan Pajero Evolution yang bertenaga dan dinamis. Seperti bagian depan, desain gril baru ditambah ornamen pada bumper dan lampu kabut menjadikan tampilan lebih sporty. Pada bagian samping dikasih side body moulding dan pijakan kaki (footstep). Kemudian bumper belakang dirancang ada pijakan.

Di samping eksterior, ruang pengemudi dan penumpang di belakang diperbesar. Panjang keseluruhan interior lebih panjang 150 mm dari pendahulunya. Begitu juga tinggi ruangan (dari bangku) baik depan maupun belakang.

Berbicara kemewahan, Exceed masih kalah dengan Nissan Frontier Navara. Pengoperasian sistem 4x4 cukup dengan tekan tombol. Namun Navara masih pilih-pilih jalur bila diajak ke medan off-road karena ground clearance masih tinggi Exceed.

Paris Dakar
Konsep Exceed tak hanya memberikan tampilan SUV, lebih dari itu menunjukkan performa SUV sejati. Teknologi dan ketangguhannya telah teruji di laboratorium alam ganas melalui  reli Dakar.

Tipe mesin 4D56 berkapasitas 2.477 cc DOHC 16 Valve, 4 silinder CDI IC/TCI sama seperti dipakai pada GLS. Kendati begitu, Keduanya tercatat sebagai pick up pertama di keluarga Mitsubishi yang low pressure cammon rail yang menghasilkan power besar dengan emisi gas buang yang rendah.

Dengan tenaga yang 136 ps/3.500 rpm dari dapur pacu dengan intercooler turbo itu nggak usah takut diajak ke medan off-road. Benturan keras bisa diserap lantaran konstruksi  Ladder Frame yang tebal dan kuat.

Saat menjelajah medan off-road sudah dilengkapi sistem 4x4. Perpindahan dari 2H ke 4H tanpa harus berhenti, namun di bawah 100 km/jam. Kecuali dari 4H ke 4L mobil harus berhenti dan persneling dalam posisi normal.

Pada roda belakang dilengkapi hybrid LSD dikombinasi dengan viscous coupling unit (VCU). Sistem ini di desain khusus bekerja dengan sistem ABS untuk menghasilkan traksi yang besar saat salah satu roda slip. Kemudian usah takut rem terkunci pada saat berhenti mendadak karena sudah dilengkapi EBD (Electronic Brakeforce Distribution).

Tinggal sekarang, berhasilkah KTB mengubur image Strada Triton sebagai kendaraan proyek. Untuk meraih dalam sekajab sedikit sulit karena dari target 1.000 unit, Exceed hanya dijatahkan 200 unit. SBT

Data Spesifikasi Exceed
Mesin
Model                    : 4D56
Tipe                       : DOHC 16 katup inline, 4 Silinder CDI IC/TC
Kapasitas               : 2.477 cc
tenaga Maks           : 136 PS/3.500
Torsi Maks             : 32.0 kgm/2.000
Kecepatan Maks    : 167 km/jam

Ban-Pelek             :265/70 R16 - Alloy 16 x 7.00 JJ
Audio                     :CD/MP3/WMA, AM/FM, USB Port
                                with 4 speakers + 2 tweeters

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau