MANCHESTER, SENIN – Sven Goran Eriksson akhirnya meninggalkan Manchester City. Dalam pengumumannya di situs resmi klub, The Citizens telah mengonfirmasi bahwa pelatih asal Swedia itu telah meninggalkan klub.
“Dewan Direktur dan semua orang dalam klub Manchester City mengucapkan terimakasih pada Sven atas jerih payah serta kontribusi sepanjang musim. Kami berharap dia meraih yang terbaik di masa depan,” ujar Wakil Ketua City, Alistair Mackintosh.
Spekulasi mengenai Eriksson sempat berkembang selama beberapa pekan. Mantan pelatih tim nasional Inggris itu dianggap gagal setelah City tampil buruk di pengujung kompetisi.
Salah satu penyebab kekecewaan Thaksin Shinawatra, pemilik City, adalah kekalahan telak 1-8 dari Middlesbrough. Sayangnya tak ada pengumuman mengenai masa depan Eriksson menyusul kekalahan yang memalukan itu.
Pengumuman hari ini Senin (2/6), mengakhiri karier singkat Eriksson di City. Eriksson hanya bertahan selama 10 bulan. Setelah menghabiskan dana 80 juta poundsterling (Rp1,44 triliun), pelatih berusia 60 tahun ini hanya sanggup membawa City meraih posisi sembilan di klasemen akhir Premier League.
“Saya merasa amat senang bisa menangani City. Saya mengucapkan terima kasih pada para pendukung, pemain dan staf pelatih atas dukungan mereka selama ini. Saya berharap klub dan semua orang di dalamnya bisa meraih sukses di masa depan,” tutur Eriksson.
Untuk menggantikan posisi Eriksson, City dikabarkan telah mengincar pelatih Blackburn Rovers, Mark Hughes. Saat berkarier sebagai pemain, Hughes membela Manchester United, rival abadi City. Sementara Eriksson dikabarkan akan menempati kursi pelatih Chelsea yang lowong saat ini. (SKY/YUD)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang