Eriksson Tinggalkan City

Kompas.com - 02/06/2008, 16:48 WIB

MANCHESTER, SENIN – Sven Goran Eriksson akhirnya meninggalkan Manchester City. Dalam pengumumannya di situs resmi klub, The Citizens telah mengonfirmasi bahwa pelatih asal Swedia itu telah meninggalkan klub.

“Dewan Direktur dan semua orang dalam klub Manchester City mengucapkan terimakasih pada Sven atas jerih payah serta kontribusi sepanjang musim. Kami berharap dia meraih yang terbaik di masa depan,” ujar Wakil Ketua City, Alistair Mackintosh.

Spekulasi mengenai Eriksson sempat berkembang selama beberapa pekan. Mantan pelatih tim nasional Inggris itu dianggap gagal setelah City tampil buruk di pengujung kompetisi.

Salah satu penyebab kekecewaan Thaksin Shinawatra, pemilik City, adalah kekalahan telak 1-8 dari Middlesbrough. Sayangnya tak ada pengumuman mengenai masa depan Eriksson menyusul kekalahan yang memalukan itu.

Pengumuman hari ini Senin (2/6), mengakhiri karier singkat Eriksson di City. Eriksson hanya bertahan selama 10 bulan. Setelah menghabiskan dana 80 juta poundsterling (Rp1,44 triliun), pelatih berusia 60 tahun ini hanya sanggup membawa City meraih posisi sembilan di klasemen akhir Premier League.

“Saya merasa amat senang bisa menangani City. Saya mengucapkan terima kasih pada para pendukung, pemain dan staf pelatih atas dukungan mereka selama ini. Saya berharap klub dan semua orang di dalamnya bisa meraih sukses di masa depan,” tutur Eriksson.

Untuk menggantikan posisi Eriksson, City dikabarkan telah mengincar pelatih Blackburn Rovers, Mark Hughes. Saat berkarier sebagai pemain, Hughes membela Manchester United, rival abadi City. Sementara Eriksson dikabarkan akan menempati kursi pelatih Chelsea yang lowong saat ini. (SKY/YUD)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau