Cathay Pacific Perhatikan Harga BBM

Kompas.com - 02/06/2008, 17:31 WIB

JAKARTA, SENIN - Maskapai penerbangan Cathay Pacific tetap memperhatikan perkembangan harga bahan bakar minyak dunia. Per 1 Juni maskapai asal Hong Kong ini naikkan komponen harga BBM (fuel surcharge) sebesar 30 persen.

Hal itu disampaikan Country Manager Cathay Pacific di Indonesia Vincent Y.L. Li dalam kesempatan berjumpa dengan wartawan di Jakarta, Senin (2/6). "Kami akan terus melakukan pemantauan dan melakukan yang terbaik," begitu kata Li seraya menambahkan bahwa maskapai berkode CX ini adalah satu dari lima perusahaan penerbangan di dunia dengan fuel surcharge terendah.

Pada kesempatan sama, Marketing & Passenger Sales Manager Anthony Hanjaya mengungkapkan pihaknya tengah melakukan pembaruan pelayanan dengan desain kabin baru untuk tiga kelas yang dimiliki yakni utama, bisnis, dan ekonomi. Sebagai bagian dari investasi perusahaan yang kini menjadi pemilik sepenuhnya Dragon Air desain baru itu telah diimplementasikan pada 23 pesawat dengan rute penerbangan jarak jauh, khususnya, seperti ke Amerika Utara, Eropa, dan Australia. Kelak, pada 2012, desain kabin terbaru tersebut akan dikonfigurasikan pada total 86 pesawat terbang. Pada www.cathaypacific.com/experience ,masyarakat diajak untuk menikmati kunjungan virtual terkait desain baru ini.

Selain itu, Li juga mengatakan sejak tanggal sama seperti tersebut di atas, Cathay Pacific sudah menerapkan 100 persen tiket elektronik. Upaya ini sejalan dengan kebijakan Asosiasi Transportasi Udara Internasional (IATA). Diperkirakan, tiket elektronik bakal menyelamatkan sekitar 50 ribu pohon tiap tahun karena penghematan bahan baku kertas untuk tiket tersebut.


 

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau