Laporan wartawan Persda Network Hadi Santosa
JAKARTA, SENIN - Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Watimpres), Adnan Buyung Nasution mengaku malu dengan tindakan Munarman, mantan Ketua Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) yang kini menjadi panglima Komando Laskar Islam (KLI).
Adnan mengatakan, Munarman ikut bertanggung jawab atas insiden penyerangan terhadap Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (AKKBB) di Monas, Minggu (1/6).
"Saya ikut malu karena dia (Munarman) anak buah saya. Tapi bagaimanapun, dia harus masuk bui," ujar Adnan saat memberikan keterangan kepada wartawan di kantor The Wahid Institute, Senin (2/6).
Adnan lalu menceritakan, Munarman hampir 15 tahun aktif di YLBHI. Tapi, sekarang, lanjut dia, sama sekali tidak berbekas bahwa Munarman pernah aktif di yayasan tersebut. Perubahan cepat yang dialami Munarman itulah yang membuat Adnan keheranan. Advokat senior itu menyebut mungkin Munarman telah dicuci otaknya oleh organisasi yang tengah digelutinya.
"Dia meninggalkan habitat perjuangan lalu jadi seperti sekarang. Saya tidak mengerti kenapa dia jadi begitu, mungkin sudah kena brain wash (dicuci otak)," pungkas Adnan Buyung.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang