JAKARTA, SELASA - Ketua Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab mengatakan, FPI tidak menyembunyikan Munarman dari pihak kepolisian. Munarman, jelas Rizieq, bersedia diperiksa jika kepolisian segera menindaklanjuti laporan mereka ke Polda Metro Jaya, Selasa (3/6).
"FPI tidak menyembunyikan Munarman. Dia (Munarman) bersedia diperiksa kalau pemerintah segera menindaklanjuti laporan kami," ujar Rizieq kepada wartawan di kediamannya, Petamburan, Jakarta Pusat, Selasa.
Dua laporan yang dimaksud Rizieq adalah segera memeriksa seluruh pengurus jemaah Ahmadiyah Indonesia dan Gerakan Ahmadiyah Indonesia, dan juga seluruh tokoh-tokoh yang namanya tercantum dalam iklan AKKBB. Tokoh-tokoh ini, lanjut Rizieq, dinilai sebagai aktor intelektual insiden Monas.
Sebelumnya, Mabes Polri telah menetapkan lima tersangka dari FPI soal kasus penyerangan massa yang menamakan dirinya Front Pembela Islam (FPI). Menurut informasi yang berkembang, Munarman adalah satu dari lima tersangka yang dimaksud.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang