ROMA, SELASA – Miliarder Amerika Serikat, George Soros, membatalkan rencananya mengambilalih AS Roma. Pasalnya, kedua kubu tak mencapai titik temu dalam proses negosiasi.
Media Italia memberitakan bahwa Roma akan berganti kepemilikan menyusul kerugian yang dialami oleh perusahaan induk Roma, Italpetrol. Saat ini Italpetrol menderita kerugian 370 juta euro (sekitar Rp 5,34 triliun) dan akan berencana melego Roma untuk mengurangi beban mereka.
Banyak grup yang tertarik untuk mengambil-alih Roma. Soros menjadi pihak yang berada di garis terdepan untuk menjadi pemilik Roma selanjutnya.
Senin (1/6) lalu, Gazzetta Dello Sport melansir bahwa Soros hanya butuh waktu 24 jam untuk mengambil alih Roma. Pengusaha berusia 78 tahun ini sempat menawarkan 283 juta euro (sekitar Rp 4,10 triliun) termasuk di dalamnya 219 juta euro (sekitar Rp 3,16 triliun) untuk memiliki 66 persen saham I Giallorossi.
Tapi Selasa (3/6), kubu Roma justru mengklaim bahwa Soros telah membatalkan penawarannya untuk mengambil alih I Lupi.
Pengacara kriminal asal New York, Joseph Tacopina, yang bertindak sebagai perwakilan Soros sempat melakukan negosiasi dengan kubu Roma. Sayangnya negosiasi ini tak pernah mencapai titik temu.
Menurut berita terakhir yang beredar, Soros telah menarik diri dari negosiasi ini dan tidak akan memainkan peran apapun dalam proses pengambilalihan selanjutnya. (GL/YUD)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang