Minyak Turun dan Dollar Naik akibat Pernyataan Bernanke

Kompas.com - 04/06/2008, 01:42 WIB

NEW YORK, RABU - Harga minyak dunia turun setelah Gubernur Bank Sentral AS (The Fed)  Ben Bernanke mengisyaratkan untuk sementara tidak akan menurunkan suku bunga. Komentar tersebut telah mendongkrak nilai dollar AS.
 
Dalam pidato teleconference kepada sebuah konferensi moneter internasional di Spanyol, Ben Bernanke mengisyaratkan penurunan tingkat suku bunga untuk sementara tidak akan dilakukan karena adanya keprihatinan terhadap inflasi. Sejak akhir tahun 2007, serangkaian kebijakan penurunan suku bunga yang dilakukan The Fed untuk merangsang pertumbuhan ekonomi telah berdampak pada melemahnya nilai dollar AS terhadap euro. Ini membantu mendongkrak harga minyak dunia saat investor beralih ke investasi komoditas seperti minyak sebagai penahan inflasi.

Nilai dollar terdongkrak akibat pernyataan yang dilontarkan Bernanke untuk tidak menurunkan tingkat suku bunga. Menguatnya dollar AS telah mengakibatkan harga minyak menjadi lebih mahal bagi investor yang bertransaksi dengan mata uang lainnya.

Kontrak pengiriman minyak mentah light sweet turun 2 dollar AS menjadi 125,76 dollar AS per barrel di bursa komoditas New York  Mercantile Exchange. Harga minyak dunia mencapai rekor tertinggi pada 135,09 dollar AS per barrel pada 22 Mei lalu.

Menurut analis, keprihatinan pasar terhadap lesunya permintaan minyak telah berdampak terhadap harga bahan bakar. Data yang di antaranya dikeluarkan oleh Departemen Energi AS menunjukkan, kenaikan harga bahan bakar telah mengurangi kecenderungan warga AS menggunakan kendaraan pribadi. Mereka beralih menggunakan transportasi umum. Produsen otomotif General Motors Corp akan menutup pabrik truk dan SUV di AS, Kanada, serta Meksiko karena lonjakan harga bahan bakar secara drastis telah mengalihkan perhatian pasar pada penggunaan kendaraan yang berukuran lebih kecil.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau