Kejaksaan: Percakapan Untung-Artalyta Tak Signifikan

Kompas.com - 04/06/2008, 23:32 WIB

JAKARTA, KAMIS - Hubungan telepon antara Artalyta Suryani, terdakwa dugaan penyuapan yang kini sedang disidangkan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, dengan Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara Untung Udji Santoso tak ada signifikansinya dengan perkara dugaan suap yang disangkakan terhadap Urip Tri Gunawan dan Artalyta.

Oleh karenanya, Kejaksaan Agung tidak akan menindaklanjuti fakta hubungan telepon yang terungkap dalam sidang pada hari Senin (2/6) itu, dengan pemeriksaan di Bagian Pengawasan Kejagung. Penegasan itu disampaikan Wakil Jaksa Agung Muchtar Arifin, Rabu (4/6), kepada wartawan di ruang kerjanya.

"Sebelum terungkap di sidang, Pak Udji (Untung Udji Santoso-Red) sudah menyampaikan kepada kami. Sekarang ini, kita tunggu sidang di Pengadilan saja," kata Muchtar.

Muchtar mengatakan, Untung Udji menyampaikan kepada pimpinan Kejaksaan, bahwa Artalyta menelepon saat Udji sedang bangun tidur. "Jadi, Pak Udji antara ingat dan tidak ingat dengan percakapan itu," ujar Muchtar.

Menurut Kejagung, tidak ada langkah-langkah yang dilakukan Untung Udji, terkait dugaan suap yang disangkakan terhadap Urip dan Artalyta. Bagi Kejaksaan, yang penting tak ada tindakan lebih jauh oleh Untung Udji, terkait lingkaran dugaan penerimaan uang yang melibatkan Artalyta dan Urip.

Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Marwan Effendy yang mendampingi Muchtar menambahkan, "Kan yang ditelepon tidak hanya Pak Udji. Masa mau diperiksa semua."

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau