JAKARTA, KAMIS - Organisasi untuk Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (OECD) memangkas proyeksi mereka terhadap pertumbuhan ekonomi di AS dan 15 negara di kawasan Eropa pada tahun ini dan tahun depan, demikian dikutip dari situs resmi CNN, Kamis (5/6), sebagaimana dikutip dari Antara.
Dalam sebuah laporan yang dirilis Rabu (4/6), organisasi yang berbasis di Paris itu mengatakan, pertumbuhan ekonomi di 30 negara-negara yang tergabung dalam OECD akan melambat menjadi 1,8 persen pada 2008, dari proyeksi sebelumnya 2,3 persen.
Mereka juga mengatakan, ekonomi AS hanya akan tumbuh 1,2 persen tahun ini dan 1,1 persen pada 2009. Sedangkan pertumbuhan ekonomi di kawasan Eropa dan Jepang akan melambat menjadi 1,7 persen tahun ini.
Laporan itu menyebutkan, faktor krisis pasar finansial, faktor melonjaknya harga minyak dunia dan harga komoditas, serta melambatnya pasar perumahan di AS sebagai penyebab lambannya pertumbuhan ekonomi global dan semakin mempersulit para pengambil kebijakan dalam menentukan respon yang tepat.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang