JAKARTA,KAMIS - Kegiatan produksi lebih dari separuh sumur minyak PT Chevron Pacific Indonesia (CPI) terhenti, akibat tiga generator listrik utama di Duri, Kabupaten Bengkalis, Riau, mengalami kerusakan.
Manager Coordinator Media Relation PT CPI, Hanafi Kadir seperti dikutip Antara, mengakui adanya kerusakan tersebut. Menurut dia, tiga generator utama itu rusak akibat tersambar petir pada Kamis dini hari sekitar pukul 3:30 WIB. "Akibatnya, separuh dari sekitar 7.000 sumur CPI berhenti beroperasi," kata Hanafi.
Menurut dia, kerusakan tersebut mengakibatkan kerugian cukup besar karena memengaruhi produksi minyak CPI. Ia mengatakan, generator yang rusak tersebut selama ini memasok listrik untuk operasional sumur-sumur minyak milik perusahan yang kini berjumlah sekitar 7.000 sumur. "Kerugian cukup besar, tapi mengenai rincian kerugian kini sedang dihitung sehingga saya tidak bisa mengatakannya," lanjutnya.
Sebelumnya, Presdir CPI Suwito Anggoro pada kunjungannya ke Pekanbaru pada Februari lalu mengatakan, CPI memproduksi minyak 425.500 barel per hari atau melampaui target rencana kerja dan anggaran (RKA) BP Migas sebesar 415.000 barel per hari pada tahun 2007. Bila diasumsikan angka produksi masih sama di tahun ini, maka dampak kerusakan dapat mengurangi produksi minyak CPI hingga 212.500 barel per hari.
Hanafi melanjutkan, belum ada kepastian kapan pasokan listrik dapat berjalan normal, meski satu dari tiga generator yang rusak sudah dapat beroperasi kembali. "Bagian kelistrikan CPI terus bekerja keras untuk memperbaiki agar seluruh generator dapat berfungsi kembali," katanya.
Kilang Coastal Plain
Hanafi juga mengakui bahwa kerusakan generator di Duri memengaruhi operasional di ladang minyak blok Coastal Plain Pekanbaru yang dikelola badan operasi bersama (BOB) antara BUMD Pemprov Riau PT Bumi Siak Pusako (BSP) dan Pertamina Hulu. Aliran listrik di blok minyak itu masih terinterkoneksi dengan CPI karena ladang tersebut dulunya pernah dikelola Caltex (sekarang Chevron) sebelum diberikan ke BSP pada Agustus 2002.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang