Thaksin: Saya Inginkan Sihir Ronaldinho

Kompas.com - 05/06/2008, 18:27 WIB

MANCHESTER, KAMIS - Thaksin Shinawatra punya sebuah impian untuk membawa Manchester City menjadi sebuah klub raksasa di Premier League, bahkan di Eropa. Karena itu, dia terus berupaya membangun The Citizens agar semakin tangguh menghadapi musim depan.

Setelah memecat Sven-Goran Eriksson dan menggaet mantan pelatih Blackburn Rovers, Mark Hughes, kini Thaksin mengincar Ronaldinho. Harapan pemilik City itu, sihir Ronaldinho akan membuat permainan City menjadi indah dan menarik.

Sebenarnya, sudah sejak akhir musim lalu Thaksin menyatakan niatnya untuk memboyong Ronaldinho ke City of Manchester. Namun, playmaker asal Brasil yang kemungkinan besar hengkang dari Barcelona itu lebih berminat pindah ke AC Milan--negosiasi terhenti karena Milan tak setuju dengan harga yang ditawarkan Barca.

"Kami pasti tahu, Ronaldinho adalah pemain yang hebat. Karena itu, kamu pasti ingin melihatnya bermain di Inggris. Bukan begitu?" ungkap Thaksin kepada Daily Mail, Kamis (5/6).

Tentang biaya untuk membeli pemain yang pernah dua kali meraih penghargaan Pemain Terbaik Dunia itu, Thaksin tak khawatir. Menurutnya, akan ada sponsor yang mendukung dan bisa meringankan beban tersebut.

"Itu bukan sebuah risiko. Para sponsor akan memberikan kontribusinya sehingga takkan merusak struktur keuangan kami. Garry Cook dan Pairoj, yang merupakan penasehatku, peduli dengan transfer ini. Mereka sangat bergairah," jelas Thaksin yang menambahkan, tak lama dirinya berusia 59 tahun sehingga tak sabar untuk melihat kesuksesan City yang menjadi impiannya. (GL/LOU)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau