Spiderman Ditangkap lagi

Kompas.com - 06/06/2008, 10:16 WIB

NEW YORK, KAMIS - Alain Robert yang dikenal sebagai Spiderman dari Perancis, Kamis (5/6) memanjat pencakar langit New York Times di New York, sebelum ditangkap polisi.

Robert, 45, mengaku melakukan hal tersebut untuk menarik perhatian dunia soal isyu pemanasan global.  Tindakannya tersebut membuat ngeri beberapa orang yang mengamati.

"Orang ini gila," kata Chelsea, yang terus mengamati sepak terjang Robert dari 8th Avenue dan 41st Street. Gedung yang dipanjat memiliki ketinggian 228 meter, tanpa menghitung antena yang ada dipuncak gedung.

Di tengah perjalannya memanjat gedung, Robert melepas  spanduk bertuliskan,"Pemanasan global membunuh lebih banyak dari (peristiwa) 11 September setiap pekannya."

Polisi kemudian memborgol Robert setelah ia tiba di puncak gedung dan menahannya. Hal ini diungkapkan oleh jurubicara departemen polisi New York (NYPD).

"Saya memanjat dengan tangan telanjang untuk mendesak para pemimpin dunia memikirkan masalah pemanasan global," demikian pernyataan tertulis Robert sebelum ia memanjat gedung.

Pertengahan April lalu, Robert memanjat hotel di Hong Kong, juga untuk menarik perhatian masalah pemanasan global.  Polisi Hong Kong menahannya sebentar sebelum melepaskannya.

Februari lalu, Robert diusir dari Brasil  setelah petugas keamanan berhasil mencegahnya memanjat gedung berlantai 46, Edificio Italia di pusat kota Sao Paulo.

Pada 2007, Robert diusir dari China karena melakukan pemanjatan gedung tanpa izin. Ia kemudian diundang melakukan pemanjatan gunung di China tengah sebagai atraksi turisme.

Robert mengklaim telah "menaklukkan" 70 gedung  dan monumen di seluruh dunia selama 12 tahun. (Cay)

 

 

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau