WASHINGTON, JUMAT - Barack Obama dan Hillary Clinton bertemu secara pribadi sebagai upaya menyatukan kembali Partai Demokrat untuk menghadapi pemilu presiden November mendatang.
"Senator Clinton dan Senator Obama bertemu malam ini dan melakukan pembicaraan produktif tentang pekerjaan penting yang perlu dilakukan agar berhasil November mendatang," demikian pernyataan bersama kedua kubu yang disampaikan terkait pertemuan pada Kamis (5/6) malam atau Jumat (6/6) waktu Indonesia itu.
Pernyataan itu tidak menyertakan secara detail isi pembicaraan yang digelar di tengah seruan pada Obama agar memilih Hillary sebagai pasangan.
Robert Gibbs, juru bicara Obama, menolak menyebutkan di mana kedua orang itu bertemu, yang jelas bukan di rumah Hillary di Washington seperti yang banyak dilaporkan media sebelumnya. Ia juga menolak berkomentar tentang isi diskusi, termasuk kemungkinan Obama mengajak Hillary sebagai calon wapres. Kubu Hillary juga menolak berkomentar.
Pertemuan itu dilakukan hanya beberapa saat setelah Hillary menolak tindakan para pendukungnya yang minta Obama menjadikan mantan ibu negara itu sebagai calon wapres. Hillary juga berjanji akan menggalang dukungan untuk pemilu November.
Obama sendiri mengatakan tidak akan terburu-buru memutuskan siapa wakilnya. Para pendukung Hillary di Kongres dan di tempat lain saat ini sedang mempromosikan 'tiket impian' dengan mendesakkan Hillary sebagai orang nomor dua.