Abubakar: Tak Ada Perwira Polri yang Sembunyikan Munarman

Kompas.com - 06/06/2008, 13:15 WIB

JAKARTA, JUMAT - Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Abubakar Nataprawira memberikan klarifikasi terkait rumor yang berkembang bahwa Panglima Komando Laskar Islam Munarman disembunyikan oleh seorang perwira tinggi di lingkungan Polri. Dengan tegas ia menyatakan, tak seorangpun perwira Polri yang menyembunyikan Munarman.

"Munarman hingga saat ini belum ditangkap. Masih dalam pengejaran Reserse Polda Metro Jaya. Oleh karena itu, saya ingin mengklarifikasi, tidak ada seorang perwira tinggi Polri yang menyembunyikan saudara Munarman. Sampai saat ini, yang bersangkutan masih dalam pengejaran," kata Abubakar kepada wartawan di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (6/6).

Terkait adanya VCD yang disebarkan Munarman melalui media dan menyatakan ia akan menyerahkan diri jika pemerintah telah membubarkan Ahmadiyah, dengan tegas Abubakar mengatakan, "Sekali lagi saya tegaskan, tidak ada bargaining terhadap permintaan yang bersangkutan. Siapapun yang terlibat perbuatan melawan hukum harus diproses sesuai hukum yang berlaku," ujarnya.

Upaya penangkapan yang dilakukan pihak kepolisian di Sentul juga dikatakan Abubakar belum ada perkembangan berarti. "Katanya mau menyerahkan diri di Sentul, nyatanya nggak ada tuh. Katanya, minta salah satu media untuk wawancara dengan dia di Tomang, juga nggak ada hasilnya. Seandainya Munarman menelepon ke media untuk diwawancarai, ya tolong dibantu agar bisa kita tangkap," kata Abubakar. Pengejaran terhadap Munarman juga ditegaskannya tidak melibatkan Densus 88. (ING)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau