JAKARTA, JUMAT - Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Abubakar Nataprawira memberikan klarifikasi terkait rumor yang berkembang bahwa Panglima Komando Laskar Islam Munarman disembunyikan oleh seorang perwira tinggi di lingkungan Polri. Dengan tegas ia menyatakan, tak seorangpun perwira Polri yang menyembunyikan Munarman.
"Munarman hingga saat ini belum ditangkap. Masih dalam pengejaran Reserse Polda Metro Jaya. Oleh karena itu, saya ingin mengklarifikasi, tidak ada seorang perwira tinggi Polri yang menyembunyikan saudara Munarman. Sampai saat ini, yang bersangkutan masih dalam pengejaran," kata Abubakar kepada wartawan di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (6/6).
Terkait adanya VCD yang disebarkan Munarman melalui media dan menyatakan ia akan menyerahkan diri jika pemerintah telah membubarkan Ahmadiyah, dengan tegas Abubakar mengatakan, "Sekali lagi saya tegaskan, tidak ada bargaining terhadap permintaan yang bersangkutan. Siapapun yang terlibat perbuatan melawan hukum harus diproses sesuai hukum yang berlaku," ujarnya.
Upaya penangkapan yang dilakukan pihak kepolisian di Sentul juga dikatakan Abubakar belum ada perkembangan berarti. "Katanya mau menyerahkan diri di Sentul, nyatanya nggak ada tuh. Katanya, minta salah satu media untuk wawancara dengan dia di Tomang, juga nggak ada hasilnya. Seandainya Munarman menelepon ke media untuk diwawancarai, ya tolong dibantu agar bisa kita tangkap," kata Abubakar. Pengejaran terhadap Munarman juga ditegaskannya tidak melibatkan Densus 88. (ING)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang