YOGYAKARTA, JUMAT - Tarif kereta api kelas eksekutif, per 1 Juli mendatang akan naik 6-9 persen, atau sekitar Rp 10.000-Rp 20.000. Tarif masing-masing kereta eksekutif pada setiap tanggal, akan menyesuaikan dengan masa liburan sekolah atau hari libur tertentu, sehingga berbeda.
"Hanya tarif komersial (KA eksekutif) yang kami mainkan guna menyubsidi tarif kereta kelas ekonomi sehingga tidak naik," kata, Hartomo Wiropuspito, Kepala Humas PT KA Daerah Operasi VI Yogyakarta, Jumat (6/6).
Untuk semua KA eksekutif, tarif berbeda-beda karena hari-hari biasa berbeda dengan liburan sekolah. Misalnya untuk KA 7 Argolawu (Solo-Jakarta), yang berangkat dari Solo pukul 08.00, diberlakukan beberapa tarif.
Tarif terendah yakni Rp 180.000, dijalankan antara lain pada 15-22 Juli. Tarif Rp 210.000 pada tanggal 1-11 Juli, sedangkan tarif Rp 240.000 atau yang tertinggi, hanya diterapkan tanggal 12-13 Juli. Adapun tarif lama adalah Rp 170.000-Rp 200.000.
Sementara, untuk KA New Prameks tidak ada kenaikan tarif karena KA tersebut dikategorikan kelas ekonomi. Tiketnya masih Rp 7.000 sekali jalan. KA New Prameks yang memiliki empat kali jadwal ini, melayani rute Solo-Yogyakarta-Kutoarjo.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang