WASHINGTON, JUMAT - Hillary Rodham Clinton dipastikan akan menghentikan langkahnya menuju Gedung Putih, dan secara resmi akan mendukung Barack Obama. Pernyataan ini akan disampaikan Hillary pada akhir pekan ini, setelah Hillary dan Obama melakukan pembicaraan empat mata.
Dua calon presiden dari kubu Demokrat itu melakukan pembicaraan empat mata di rumah Senator California Dianne Feinstein dari Partai Demokrat Kamis malam. Menurut Feinstein, dua orang itu datang secara terpisah. Setelah mereka tiba di rumahnya, keduanya mengadakan pembicaraan berdua saja di ruang tamu rumahnya.
Menurut anggota tim kampanye Hillary, Jumat, istri mantan Presiden Bill Clinton itu akan mengumumkan sikapnya tersebut pada Sabtu di Washington, empat hari setelah Obama dipastikan meraih suara dukungan lebih banyak dari hasil pemilihan pendahuluan Partai Demokrat.
Pidato resmi Hillary ini amat dinantikan oleh kalangan Demokrat. Diharapkan, pidatonya berisi sikap besar hatinya untuk membantu menyatukan kembali Partai Demokrat yang tengah mengalami perkubuan akibat persaingannya dengan Obama yang demikian sengit.
Kubu pendukung fanatik Hillary sudah ngotot meminta Obama supaya mantan first lady itu dijadikan pasangannya. Desakan ini sedemikian kuat sehingga jika Obama tidak menuruti bisa menyebabkan dukungan kepadanya berkurang saat pemilihan presiden November mendatang.
Namun, Hillary sudah meminta kepada para pendukung fanatiknya itu untuk tidak mendesakkan tuntutannya kepada Obama. Hanya saja, secara kepada sejumlah senator yang dekat dengan Hillary, istri Bill Clinton itu mengaku bahwa ia akan bersedia menjadi pasangan Obama jika Obama menawarinya.
Charles Schumer, senator Demokrat dari New York, mengatakan kepada TV ABC Jumat bahwa Hillary bersedia menjadi calon wakil presiden jika Obama menawarinya. "Tetapi jika Obama memilih orang lain, dia akan berusaha keras demi kepentingan partai (Demokrat) pada pemilu November,"katanya.
Obama memang masih belum memutuskan siapa yang bakal menjadi pendampingnya. Jika ia memberi Hillary posisi wapres jelas akan memboyong dukungan dari pendukung fanatik Hillary terutama dari kalangan kelas pekerja, Hispanik, kaum orang tua, khususnya kalangan perempuan.
Untuk mencari pendampingnya, Obama sudah menunjuk sebuah tim yang dipimpin oleh Caroline Kennedy, anak mendiang Presiden John F Kennedy.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang