Pendukung Gafur Bentrok dengan Polisi

Kompas.com - 07/06/2008, 14:26 WIB

TERNATE, SABTU - Massa pendukung pasangan Abdul Gafur-Abd Rahim Fabanyo terlibat bentrok melawan polisi di depan Kantor Gubernur Maluku Utara di Ternate, Sabtu (7/6). Bentrokan berhasil dihentikan dan massa membubarkan diri setelah Gafur berorasi menenangkan massanya.

Massa Gafur tiba di Kantor Gubernur sekitar pukul 14.40 WIT. Massa meminta polisi membongkar tenda yang disiapkan untuk pelantikan pasangan Thaib Armaiyn-Abdul Ghani Kasuba sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku Utara. Merasa permintaan itu tidak ditanggapi, massa mencoba membongkar barikade kawat berduri di depan Kantor Gubernur. Ketegangan meningkat karena sejumlah orang di barisan belakang massa melemparkan batu ke arah halaman Kantor Gubernur. Emosi massa mereda setelah koordinator aksi menenangkan mereka.

Pada saat yang bersamaan, jip terbuka yang ditumpangi Abdul Gafur dan Abd Rahim Fabanyo tiba di depan Kantor Gubernur. Massa yang histeris mendekati jip itu sambil mengelu-elukan Gafur. Secara tidak terduga, mobil watercanon di dekat jip Gafur menghalau massa dengan menyemprotkan air. Semprotan itu mengenai jip Gafur sehingga membuat massa pendukung Gafur mengamuk.Mereka melempari mobil watercanon dengan batu.

Polisi yang mencoba mengendalikan massa juga dilempari dengan batu. Polisi melepaskan tembakan peluru hampa dan menembakkan sejumlah gas air mata, sehingga massa konsentrasi massa terpecah. Aksi pelemparan berhenti sekitar pukul 14.56 WIT.Massa yang emosional memaki para polisi. Seorang anggota provost yang menenangkan massa sempat ditangkap massa, namun polisi yang lain berhasil memisahkan provost itu dari kepungan massa.

Emosi massa mereda setelah Gafur berorasi. Ia meminta massa tenang, namun ia menegaskan bahwa ia tetap akan melawan rencana pelantikan Thaib Armaiyn sebagai Gubernur Maluku Utara. Massa membubarkan diri sekitar pukul 15.20 WIT.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau