Bursa Waspadai Minyak

Kompas.com - 09/06/2008, 05:43 WIB

JAKARTA,SENIN - Tingginya harga minyak mentah membayangi pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pekan ini.

IHSG secara keseluruhan pekan lalu turun 42,113 poin atau 1,75 persen menjadi 2.402,236 dibanding pekan sebelumnya. Sedang indeks Kompas100 melemah 2,11 persen pada 593,597. Serta indeks LQ 45 berkurang 2,52 persen ke posisi 505,633.

Pekan lalu indeks tertekan sentimen negatif akibat kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) sebesar 28,7 persen ditambah laju inflasi Mei yang menembus dua digit yakni 10,38 persen.

Harga minyak di New York Mercantile Exchange (Nymex) perdagangan Jumat (6/8) waktu setempat, melonjak nyaris 11 dollar AS ke posisi 138,54 dollar AS per barrel akibat ketegangan di timur Tengah serta melemahnya dollar AS. Sementara analis Morgan Stanley memprediksi harga emas hitam ini bisa menyentuh 150 dollar AS per barrel pada 4 Juli ini.

Membumbungnya harga minyak tersebutmembuat perdagangan saham di Wall Street, Jumat, kocar kacir. Indeks Dow Jones industrial average anjlok 394,64 poin (3,13 persen) menjadi 12,209.81, prosentase penurunan terendah sejak 27 Februari 2007 saat kelompok saham blue chip itu terpuruk 416,02 point (3,29 persen).

Sementara Indeks Standard & Poor's 500 juga turun 43,37 poin (3,09 persen) menjadi 1.360,68. Serta indeks komposit Nasdaq merosot 75,38 poin (2,96 persen) pada 2.474,56. Juga merupajan penurunan prosentase terendah bagi kedua acuan itu sejak 5 Februari 2008.

Secara keseluruhan pada pekan lalu Dow anjlok 428,51 (3,39 persen), Standard & Poor's 500 turun 39,70 poin (2,83 persen) serta Nasdaq melemah 48,10 poin (1,91 persen).

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau