Siswa SMP Jadi Bandar Sabu

Kompas.com - 09/06/2008, 09:04 WIB

SURABAYA -  Peredaran sabu ternyata sudah sangat mengerikan. Wahyono alias Waliman (16), warga Desa Kltakan, Kecamatan Prigen, Pasuruan, siswa sebuah SMP di Prigen, ditangkap tim buser Direskoba Polda Jatim karena diduga kuat sebagai bandar sabu. Terbongkarnya jaringan ini berawal dari tertangkapnya Abdul Rohim alias Dul (30), warga Jalan Jagalan Gang 8 Surabaya, saat mengantar 1 plastik sabu kepada pelangganya di Jalan Dinoyo, Kamis (29/5) pukul 20.00.

“Dul mengaku dapat barang dari M Taufik, warga Jalan Jagalan yang kini menjadi DPO polisi,” ujar AKBP Firmansyah, Kepala Satserse I Ditreskoba Polda Jatim, Minggu (8/6). Diakui Dul, ia membeli sabu dari Taufik dengan harga Rp 1,4 juta. Meski sebenarnya Taufik membeli dari pengedar besar seharga Rp 1,1 juta. “Barang itu saya jual lagi ke pelanggan seharga Rp 1,5 juta,” ujar Dul.

Sebelum membekuk Dul, petugas lebih dulu meringkus jaringan sabu untuk wilayah Mojokerto. Pelaku yang dibekuk adalah Mudrohim alias Kucing (30), warga Sekantong Ngoro, Mojokerto, Rabu (28/5) pukul 20.00. Kucing ditangkap di Desa Barong, Prigen, seusai membeli sabu dari Waliman.

Dari pria yang sehari-hari berjualan bakso ini polisi mengamankan 1 gram sabu dan satu ponsel berisi SMS pesanan sabu. Kepada penyidik, tersangka mengaku membeli barang itu dari Waliman.

Berdasar pengakuan itu, polisi lalu menggerebek rumah Waliman. “Sebagai bandar, dia cukup rapi dalam bekerja. Saat kita gerebek di rumahnya, polisi tak berhasil mengamankan SS-nya. BB yang kita sita hanya ponsel dan uang Rp 232.000 hasil penjualan sabu,” ungkap Firmansyah.

Waliman diduga juga memasok sabu ke jaringan Mawarzi alias Jordan (29), asal Jalan Kauman, Bangil, yang disergap saat menunggu konsumen di alun-alun Pasuruan. Saat itu  Jordan hendak menjual sabu seberat 0,5 gram.  “Jaringan Prigen ini cukup luas, tapi mainnya masih skala kecil, di bawah 1 gram,” kata AKBP Firmansyah, mantan Wakil Kepala Polres Batu ini. tja

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau