BERN, SENIN - Dua pemain Real Madrid yang memperkuat Belanda berhasil mencetak gol ke gawang Italia dan membawa timnya unggul 2-0. Ruud van Nistelrooy membuka kemenangan lewat gol kontroversial di menit ke-25, sedangkan gol indah Wesley Sneijder lahir enam menit kemudian.
Pada pertandingan yang berlangsung di Stade de Suisse Wankdorf di Kota Bern, Swiss, Senin (9/6) waktu setempat atau Selasa (10/6) WIB, kedua tim tampil tanpa beberapa pemain kunci. Pelatih Italia Roberto Donadoni memilih Cristian Panucci untuk menggantikan peran Fabio Cannavaro yang mengalami cedera engkel. Donadoni juga menurunkan pemain Palermo, Andrea Barzagli sebagai cente-back.
Sementara itu, pelatih Belanda Marco van Basten membangkucadangkan Robin van Persie dan menunjuk striker Real Madrid Ruud van Nistelrooy sebagai penyerang utama. Van Basten juga tak menurunkan Arjen Robben karena harus menjalani perawatan selama sepuluh hari.
Italia memperoleh kesempatan pertama melakukan kick-off dan Antonio Di Natale sudah membahayakan pertahanan Belanda di menit ke-3. Sayangnya, umpan silang dari pemain Udinese itu masih jauh dari jangkauan Luca Toni yang mengejar bola hingga ke depan gawang. Gli Azzurri terus menekan tim Oranye dari sayap kanan dan Andrea Pirlo menjadi motor serangan mereka.
Di menit ke-10, Belanda mencoba membalas lewat Rafael Van der Vaart, tapi tendangan keras pemain Hamburg SV itu masih dapat ditangkap kiper terbaik dunia, Gianluigi Buffon. Tiga menit kemudian, Toni menanduk umpan Gennaro Gattuso tapi bola melenceng ke kiri wilayah penjagaan Edwin van der Sar.
Belanda yang mengandalkan Van der Vaart dan Wesley Sneijder sebagai motor serangan tampak kesulitan menembus baris pertahanan Italia yang mengandalkan Luca Toni sebagai satu-satunya penyerang di depan. Di menit ke-17, Ruud van Nistelrooy hampir saja membobol gawang Buffon. Mantan pemain Manchester United itu lepas dari penjagaan lawan dan hanya berhadapan dengan Buffon. Nistelrooy hampir saja terjatuh karena terhalang Buffon, tapi masih sanggup mengejar bola. Sedetik kemudian, pemain Italia sudah memenuhi kotak penalti dan amanlah gawang mereka.
Memasuki menit ke-22, Italia kembali menumpukan harapan lewat Luca Toni. Namun, striker sekaligus top skor Bayern Muenchen itu gagal menanduk bola dari Gattuso. Demikian pula dengan Nistelrooy yang membuang kesempatan semenit berikutnya.
Tepat di menit ke-25, Nistelrooy tak menyia-nyiakan kesempatan berikutnya dan mencetak gol yang berbau offside. Gol itu bermula dari tendangan keras ke gawang Buffon yang hanya mampu ditepis oleh sang kiper. Bola kembali ke lapangan dan Giovanni Van Bronckhorst kembali melepaskan tendangan ke arah gawang dan Nistelrooy yang berdiri di belakang pemain Italia berhasil membelokkannya ke gawang.
Bronckhorst kembali menjadi motor lahirnya gol berikutnya dan tendangannya ke arah kanan disambut Dirk Kuyt. Kuyt kemudian mengumpankan bola kepada Sneijder di depan gawang. Gelandang Real Madrid itu langsung melepaskan tendangan first time dan berbuah gol kedua bagi tim Oranye. Gol ini mirip dengan gol yang diciptakan Van Basten di Piala Eropa 1988 saat Belanda melawan Uni Soviet.
Susunan pemain:
Belanda (4-2-3-1): Van der Sar; Bronckhorst, Mathijsen, Ooijer, Boulahrouz; Engelaar, Kuyt, De Jong; Van der Vaart, Sneijder; Nistelrooy
Italia (4-3-2-1): Buffon; Materazzi, Panucci, Zambrotta, Barzagli; Pirlo, Ambrosini, Gatusso; Camoranesi, Di Natale; Toni