Babak i belanda 2 - 0 italia

Duo Madrid Cetak Gol Bagi Belanda

Kompas.com - 10/06/2008, 02:17 WIB

BERN, SENIN - Dua pemain Real Madrid yang memperkuat Belanda berhasil mencetak gol ke gawang Italia dan membawa timnya unggul 2-0. Ruud van Nistelrooy membuka kemenangan lewat gol kontroversial di menit ke-25, sedangkan gol indah Wesley Sneijder lahir enam menit kemudian.

Pada pertandingan yang berlangsung di Stade de Suisse Wankdorf di Kota Bern, Swiss, Senin (9/6) waktu setempat atau Selasa (10/6) WIB, kedua tim tampil tanpa beberapa pemain kunci. Pelatih Italia Roberto Donadoni memilih Cristian Panucci untuk menggantikan peran Fabio Cannavaro yang mengalami cedera engkel. Donadoni juga menurunkan pemain Palermo, Andrea Barzagli sebagai cente-back.

Sementara itu, pelatih Belanda Marco van Basten membangkucadangkan Robin van Persie dan menunjuk striker Real Madrid Ruud van Nistelrooy sebagai penyerang utama. Van Basten juga tak menurunkan Arjen Robben karena harus menjalani perawatan selama sepuluh hari.

Italia memperoleh kesempatan pertama melakukan kick-off dan Antonio Di Natale sudah membahayakan pertahanan Belanda di menit ke-3. Sayangnya, umpan silang dari pemain Udinese itu masih jauh dari jangkauan Luca Toni yang mengejar bola hingga ke depan gawang. Gli Azzurri terus menekan tim Oranye dari sayap kanan dan Andrea Pirlo menjadi motor serangan mereka.

Di menit ke-10, Belanda mencoba membalas lewat Rafael Van der Vaart, tapi tendangan keras pemain Hamburg SV itu masih dapat ditangkap kiper terbaik dunia, Gianluigi Buffon. Tiga menit kemudian, Toni menanduk umpan Gennaro Gattuso tapi bola melenceng ke kiri wilayah penjagaan Edwin van der Sar.

Belanda yang mengandalkan Van der Vaart dan Wesley Sneijder sebagai motor serangan tampak kesulitan menembus baris pertahanan Italia yang mengandalkan Luca Toni sebagai satu-satunya penyerang di depan. Di menit ke-17, Ruud van Nistelrooy hampir saja membobol gawang Buffon. Mantan pemain Manchester United itu lepas dari penjagaan lawan dan hanya berhadapan dengan Buffon. Nistelrooy hampir saja terjatuh karena terhalang Buffon, tapi masih sanggup mengejar bola. Sedetik kemudian, pemain Italia sudah memenuhi kotak penalti dan amanlah gawang mereka.

Memasuki menit ke-22, Italia kembali menumpukan harapan lewat Luca Toni. Namun, striker sekaligus top skor Bayern Muenchen itu gagal menanduk bola dari Gattuso. Demikian pula dengan Nistelrooy yang membuang kesempatan semenit berikutnya.

Tepat di menit ke-25, Nistelrooy tak menyia-nyiakan kesempatan berikutnya dan mencetak gol yang berbau offside. Gol itu bermula dari tendangan keras ke gawang Buffon yang hanya mampu ditepis oleh sang kiper. Bola kembali ke lapangan dan Giovanni Van Bronckhorst kembali melepaskan tendangan ke arah gawang dan Nistelrooy yang berdiri di belakang pemain Italia berhasil membelokkannya ke gawang.

Bronckhorst kembali menjadi motor lahirnya gol berikutnya dan tendangannya ke arah kanan disambut Dirk Kuyt. Kuyt kemudian mengumpankan bola kepada Sneijder di depan gawang. Gelandang Real Madrid itu langsung melepaskan tendangan first time dan berbuah gol kedua bagi tim Oranye. Gol ini mirip dengan gol yang diciptakan Van Basten di Piala Eropa 1988 saat Belanda melawan Uni Soviet.

Susunan pemain:
Belanda (4-2-3-1):
Van der Sar; Bronckhorst, Mathijsen, Ooijer, Boulahrouz; Engelaar, Kuyt, De Jong; Van der Vaart, Sneijder; Nistelrooy
Italia (4-3-2-1): Buffon; Materazzi, Panucci, Zambrotta, Barzagli; Pirlo, Ambrosini, Gatusso; Camoranesi, Di Natale; Toni

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau