TERNATE, SELASA - Aparat Kepolisian Daerah (Polda) Provinsi Maluku Utara (Malut) akhirnya berhasil mengatasi bentrokan yang sempat terjadi antara pendukung pasangan cagub/cawagub Abdul Gafur/Abdurahim Fabanyo dan pendukung cagub/cawagub pasangan Thaib Armayn/Gani Kasuba di Ternate, Selasa.
Kabid Humas Polda Malut AKBP SIH Harno ketika dihubungi mengatakan, petugas agak kesulitan mengantisipasi bentrokan tersebut karena peristiwanya terjadi secara spontan. Ia mengatakan, pihaknya akan terus meningkatkan pengamanan agar kejadian seperti itu tidak terulang lagi.
Polda Malut mengharapkan pendukung kedua belah pihak untuk saling menahan diri agar tidak terjadi hal-hal yang dapat merugikan kepentingan masyarakat luas. "Kami mengimbau agar kedua massa dapat menahan diri, karena bentrokan yang terjadi dapat mengganggu keamanan dan ketertiban di Kota Ternate," katanya.
Bentrok antara massa pendukung Gafur/Fabanyo dan Thaib/Kasuba terjadi sejak dini hari di kawasan Tanah Tinggi jalan Yos Sudarso Kota Ternate, ketika pendukung Gafur memblokade jalan di sekitar Tanah Tinggi dan membakar ban bekas. Aksi tersebut terjadi di tempat yang berdekatan dengan rumah cawagub Abdul Gani Kasuba (Pasangan Thaib Armayin). Secara kebetulan, massa pendukung Thaib/Kasuba berada di rumah tersebut.
Tanpa diketahui penyebabnya dan pihak mana yang memulai, kedua kelompok massa kemudian terlibat saling menyerang dengan menggunakan batu. Aparat kepolisian yang tiba beberapa saat kemudian, langsung melerai pertikaian antara kedua belah pihak sehingga tidak mengakibatkan banyak korban berjatuhan. Hingga berita ini diturunkan, jumlah kerugian maupun korban luka belum diketahui.