Laporan Wartawan Kompas, Agustinus Handoko
SUKABUMI, SELASA - Sumber stiker bertuliskan 'non Ahmadiyah' yang terpasang di jendela rumah warga Kampung Parakansalak, Desa/Kecamatan Parakansalak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, simpang siur. Warga mengungkapkan ketidaktahuan sumber stiker tersebut, tetapi pengurus RW mengungkapkan bahwa stiker itu dibuat atas kesepakatan warga yang bukan anggota Jamaah Ahmadiyah Indonesia (JAI).
"Stiker itu dibuat atas kehendak masyarakat," kata Ketua RW 02 Desa Parakansalak Edi Rusman, Selasa (10/6). Stiker bertuliskan 'Keluarga Besar Muslim Ahlu Sunah Wal Jamaah, Non Ahmadiyah" dibuat dan dipasang untuk mempertegas indentitas warga bahwa mereka bukan anggota JAI.
Seorang warga, Ela Yunila (35), mengaku tidak tahu dari mana stiker itu. Yang jelas, stiker itu sudah terpasang di jendela rumahnnya pada Selasa pagi. Edi mengatakan, "Tak semua warga Parakansalak anggota JAI, tetapi akibat maraknya pemberitaan, kesannya kami semua anggota JAI."
Stiker itu dipasang untuk mengantisipasi serangan warga dari luar, seperti yang terjadi pada Masjid Ahmadiyah awal Mei lalu. Kekhawatiran Ketua DPD JAI Kabupaten Sukabumi Asep Saripudin mengenai makin meruncingnya suasana setelah stiker itu terpasang terbukti. "Sekarang ada pengotak-ngotakan di sini. Padahal, antara anggota JAI dan bukan tak ada masalah," kata Asep.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang