Sumber Stiker "Non Ahmadiyah" Simpang Siur

Kompas.com - 10/06/2008, 12:55 WIB

Laporan Wartawan Kompas, Agustinus Handoko

SUKABUMI, SELASA - Sumber stiker bertuliskan 'non Ahmadiyah' yang terpasang di jendela rumah warga Kampung Parakansalak, Desa/Kecamatan Parakansalak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, simpang siur. Warga mengungkapkan ketidaktahuan sumber stiker tersebut, tetapi pengurus RW mengungkapkan bahwa stiker itu dibuat atas kesepakatan warga yang bukan anggota Jamaah Ahmadiyah Indonesia (JAI).

"Stiker itu dibuat atas kehendak masyarakat," kata Ketua RW 02 Desa Parakansalak Edi Rusman, Selasa (10/6). Stiker bertuliskan 'Keluarga Besar Muslim Ahlu Sunah Wal Jamaah, Non Ahmadiyah" dibuat dan dipasang untuk mempertegas indentitas warga bahwa mereka bukan anggota JAI.

Seorang warga, Ela Yunila (35), mengaku tidak tahu dari mana stiker itu. Yang jelas, stiker itu sudah terpasang di jendela rumahnnya pada Selasa pagi. Edi mengatakan, "Tak semua warga Parakansalak anggota JAI, tetapi akibat maraknya pemberitaan, kesannya kami semua anggota JAI."

Stiker itu dipasang untuk mengantisipasi serangan warga dari luar, seperti yang terjadi pada Masjid Ahmadiyah awal Mei lalu. Kekhawatiran Ketua DPD JAI Kabupaten Sukabumi Asep Saripudin mengenai makin meruncingnya suasana setelah stiker itu terpasang terbukti. "Sekarang ada pengotak-ngotakan di sini. Padahal, antara anggota JAI dan bukan tak ada masalah," kata Asep.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau